Jumat, 14 Desember 2012

Ear (1)

Title : Ear 
Cast : All member Big Bang
Author : BlackAngel
Ratting : PG-15 (?)
Rate : 
Genre : Romantic, Friendship 
Summary : Pendengaran. Adalah indra yang paling sering kita gunakan. tapi pendengaran juga terkadang bisa membohongi kita. itulah yang di alami oleh Choi Seunghyun atau sering di panggil TOP. apakah yang terjadi sebenarnya? kenapa TOP jadi marah ke semua member kecuali Youngbae? #bedsummary langsung baca aja ok? OK!

Warning : BL. gaje bin abal-abal. Don't like? Don't read!

Author Pov. 

Tak seperti malam-malam biasanya. Para member Big Bang yang biasanya berkumpul bersama, sekarang saling berpencar. Bukan karena sedang bermusuhan, melainkan mereka sedang sibuk dengan urusan masing-masing. Seperti TOP yang sedang melakukan Pemotretan di studio, Youngbae yang sedang berkutik dengan buku barunya, Seungri yang seharian hanya berdiam diri di kamarnya sedangkan Jiyong dan Daesung entah sedang melakukan apa di kamar Daesung. Sekarang jam menunjukan pukul 10.30 malam, pastinya semua member sudah terbuai dengan mimpinya masing-masing, tapi TOP belum juga pulang dari pemotretannya hingga pukul 11.00 malam ia baru pulang.
Jglek!
"aku pulang..!" serunya setelah membuka pintu dan tidak ada jawaban. Ia menutup pintunya dan berjalan masuk ke dalam.
"apakah yang lain sudah tidur?" tanyanya pada dirinya sendiri. tentu saja! ini sudah jam 11 malam. Ia berjalan kedapur untuk sekedar mencari minuman untuk melepaskan rasa dahaganya. Ia membuka kulkas dan mengambil sebotol air meneral dingin. Ia minum dan hampir menghabiskannya. Ia berjalan menuju kamarnya bersama Daesung. ya mereka memang tidur bersama semenjak pindah ke apartemen ini, sedangkan Jiyong tidur dengan kekasihnya Seungri. Belum menyentuh knop pintu, ia mendengar suara desahan dari dalam kamarnya. Dan ia tahu betul suara siapa saja itu. 
"Ah...! hyung! pelan-pelan! sakit!" terdengar suara rintihan dari dalam kamar tersebut. Mata TOP langsung terbelalak mendengar suara itu. Itu suara Daesung. ia mulai menempelkan kupingnya ke pintu agar lebih jelas mendengar apa yang sedang terjadi di dalam sana.
"aku sudah pelan-pelan. Kau jangan banyak gerak!" terdengar suara lagi dari dalam. dan itu suara Jiyong. 'tunggu, Jiyong!?' serunya dalam hati. ia tak percaya yang sedang ia dengar. apa sebenarnya yang sedang di lakukan mereka?
"ARGH! HYUNG!" teriak Daesung yang tak terlalu kencang dari arah kamar. 
"Ah... sedikit lagi!" botol yang ia pegang di tangannya, sekarang telah berubah bentuk. ia remas botol tak berdosa tersebut untuk melampiaskan amarahnya. karena tak mau mendengar lagi apa yang sedang di lakukan Jiyong pada Daesungnya, ia pergi ke depan, tepatnya ke ruang TV. ia rebahkan dirinya ke sofa, ia lemparkan dengan keras botol air tersebut. ia memegang dahinya dan menenangkan dirinya sendiri.
'apa yang sedang mereka lakukan? mereka melakukannya saat aku sedang tidak ada di rumah? beraninya Jiyong menyentuh Daesungku!!' gumamnya dalam hati sambil mengutuk dua namja tersebut.
'lihat! aku tak akan tinggal diam! awas kau Jiyong-a!!!' teriaknya dalam hati sampai akhirnya terlelap di sofa ruang tv.
***
 "hyung? hyung, bangun." kata Seungri sambil mengguncang guncangkan tubuh TOP. TOP mengkerjap-kerjapkan matanya menyesuaikan dengan cahaya di sekitarnya. dan akhirnya membuka semua matanya. 
"kenapa hyung tidur di sini?" tanya Seungri.
"bukan urusanmu!" jawab TOP ketus dan dingin. Seungri yang mendengar itu hanya berdecak heran.
"galak sekali." gumamnya lirih tapi masih di dengar TOP. alhasil Seungri mendapatkan tatapan dingin dan tajam dari TOP.
 "apa? apa kau bilang tadi?!" tanyanya lagi pada Seungri.
"eng... kau mau minum?" katanya mengalihkan pembicaraan. mungkin kalau tidak ia bisa langsung di terkam oleh sang tetua di group tersebut.
"ne, ambilkan aku air, aku sedikit haus." perintahnya dan langsung mendapat anggukan dari Seungri. Seungri bergegas mengambilkan air dan memberikannya kepada TOP. kemuadian Seungri melanjutkan aktifitasnya kembali, yaitu membersihkan ruangan. TOP beranjak dari sofa dan menuju kamar mandi.
"Aish! kenapa ada botol berserakan di sini?! menyusahkan!" gumamnya dan kemudian membuangnya ke tempat sampah.
siang harinya.
TOP sedang membaca-baca majalah fashion nya untuk menghilangkan ke jenuhannya dan  mengalihkan pikirannya dari kejadian semalam. walaupun itu percuma saja. bayang-bayang akan kejadian itu terus menghantuinya dan membuatnya gila. ia mengacak acak rambutnya saking frustasinya. ia mendengar langkah kaki riang mendekatinya. 'itu pasti Daesung.' pikirnya. ia kemudian kembali berpura-pura membaca dan menjadi cool.
"hai hyung!" sapanya riang dan ramah. dan betul saja. itu adalah Daesung. TOP tak membalas sapaannya dan tetap membaca majalahnya. ia tak memperdulikan Daesung yang terus melihat ke arahnya.
"hyung tadi malam pulang jam berapa? kenapa tidak tidur di kamar?" tanya Daesung kepada TOP.
"aku pulang jam 11, aku ketiduran di sini setelah menonton tv." jawabnya bohong dan dingin. 'tentu saja aku tidur di sini! apakah aku harus tidur bertiga dengan kalian dan menyaksikan adegan mesum itu?!' gumamnya dalam hati.
"owh, eh hyung? apa kau lihat ada yang berbeda dengan diriku?" tanya Daesung lagi kepada TOP. TOP melihat sekilas kemudian kembali membaca majalahnya.
"entahlah. aku tak tahu. dan aku tak mau  tahu!" jawabnya. sekarang ia menjawab sangat dingin dan berkesan jutek.
"Yack! ada apa dengan hyung? jawaban hyung ketus sekali!" kata Daesung sedikit membentak.
"harusnya aku yang bertanya! ada apa dengan mu!" jawab TOP yang balik membentak. bahkan sampai berteriak tepat di depan wajah Daesung. sepontan Daesung kaget dan langsung terdiam.
"h-hyungnim?" gumamnya sambil memegang lengan TOP. tapi TOP langsung menepisnya dan berdiri beranjak pergi dari situ. dan dengan sengaja menyikut Yongbae yang sedang berjalan di depannya.
 "ada apa dengannya." kata Youngbae sambil nyelinguk ke Daesung yang matanya telah berkaca-kaca.
malam harinya.
TOP sedang memikirkan cara untuk membalas perlakuan Jiyong pada Daesung kemaarin malam. ia berfikir apa yang harus dia lakukan agar Jiyong merasakan apa yang ia rasakan. ia berfikir di sofa kamarnya. saat itu JiYoungDae sedang nonton tv di ruang tv sedangkan si panda sedang enak bermimpi di kamarnya.
"tunggu. merasakan apa yang ku rasakan?" ia bergumam dan mulai menyeriangai licik. saat itu, jam menunjukan pukul 10.45 pastinya Youngbae sudah berada di kamarnya entah melakukan apa. sedangkan kedua namja lainnya masih asyik dengan aktifitasnya, menonton film. diam-diam, ia mengendap dan masuk ke kamar Seungri dan Jiyong.
ia melihat Seungri sedang tertidur pulas membelakanginya. ia tutup pintunya rapat-rapat tanpa mebangunkan Seungri yang masih tertidur. ia berjalan menuju ranjang yang terdapat Seungri diatasnya yang masih berbalut selimut tebal.
"mianhae Seungri-a." katanya lirih sambil mulai merangkak mendekati Seungri. ia balikan tubuh Seungri dan menghadapnya. 
Seungri mendengus dan mulai membuka matanya karena terganggu dengan perlakuan TOP. saat membuka matanya, ia melihat wajah TOP hanya beberapa centi dari wajahnya. sontak ia kaget dan menarik selimutnya.
"Aish! hyung! kau membuatku kaget! ada a-"
chu~
belum selesai Seungri menyelesaikan kalimatnya, mulutnya telah di kunci oleh kecupan TOP. mata Seungri langsung terbelalak kaget dengan hal itu. ia langsung mendorong tubuh TOP ke belakang dan Seungri langsung memposisikan tubuhnya terduduk.
"YACK!!! apa yang hyung lakukan?! hyung mabok ya!" kata Seungri memberontak.
 "diam dan nikmati saja!" kata TOP dan kemudian mendekatkan wajahnya lagi ke Seungri. tapi Seungri langsung menengok agar hal yang sama tak terjadi. TOP terus mencoba mencium Seungri tapi Seungri terus menolak sambil terus mundur ke belakang. sampai ia akhirnya sampai di ujung kasur, ia langsung berdiri dan mencoba untuk kabur dari tingkah aneh TOP padanya.tapi lengan kekar TOP langsung mencengkram lengan Seungri kemudian ia peluk dari belakang.
"sshhh~ diamlah, dan nikmati ini." mendapat sinyal buruk dari TOP, Seungri terus memberontak tak mau suatu kejadian buruk menimpanya.
"aku tidak mau hyung." pinta Seungri. suaranya bergetar dan matanya mulai berkaca-kaca. ia tak mau hal ini terus terjadi. Seungri terus memberontak. air matanya sudah tidak bisa terbendung lagi. ia sungguh takut. ia tak pernah melakkukan hal ini dengan siapapun. bahkan setiap Jiyong memintanya, ia langsung menolak dengan berbagai alasan. ia terisak dan kembali memberontak.
"SUDAH KU BILANG DIAM ATAU AKU AKAN BERMAIN KASAR DENGANMU!" anacam TOP sambil membalikan Seungri. Seungri langsung tercekak denga yang di katakan TOP padanya. ini bukan TOP yang ia kenal. Seungri langsung terdiam sambil menggigit bibir bawahnya mencegah isakannya. ia sungguh takut dengan ancaman TOP barusan. dalam diam, air matanya terus mengalir.
"YACK! apa yang kau lakukan hyung!" teriak seseorang dari arah pintu. Jiyong. dengan kompak TOP dan Seungri langsung menengok ke arahnya. Jiyong mendekat dan melepaskan cengkraman TOP pada Seungri.
"APA YANG HYUNG MAU LAKUKAN PADA SEUNGRI?!" katanya sedikit berteriak. tapi sepertinya Youngbae dan Daesung tak terganggu sama sekali dengan hal itu.
"kau tanya apa yang ku lakukan? aku melakukan sama seperti apa yang kau lakukan pada Daesung kemarin malam!" terangnya panjang lebar.
"aku? Daesung? apa yang hyung sedang bicarakan?" tanya Jiyong bingung.
"Cih! dasar munafik kau Jiyong!" katanya seraya pergi meninggalakan Jiyong dan Seungri dalam ke bingungan dengan ucapan TOP barusan. Seungri langsung terduduk lemas dan tangisnya pun akhirnya pecah. ia tutup mulutnya dengan kedua tangannya agar isakkannya tak terdengar semua orang. ia menangis karena keteakutan dengan apa yang terjadi barusan. sebuah mimpi buruk yang pernah di alami oleh Seungri. tapi sayangnya ini bukan mimpi. Jiyong mencoba menenangkan Seungri dengan memeluknya dan terus berkata 'sudahlah jangan menangis.' tapi tak berhasil sampai akhirnya Seungri tertidur dalam pelukan Jiyong.
~TBC~
di lanjut kapan kapan ya... di tunggu aja. jangan lupa Comment... 
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Rabu, 12 Desember 2012

Gomawo...


Title       : Gomawo…
Cast       : Seungri Big Bang (main cast) and all member Big Bang
Author  : BlackAngel
Ratting  : *nggak tau apaan!
photo    : dari Google
Warning! Seperti biasa, ff yang aku buat selalu gaje dan banyak typo nya. Dan ff ini aku buat untuk bias-ku Lee SeungHyun aka Seungri aka Victory.
Summary. “hyung…?”/ “hm… apa?” / “apa kau tau besok ada apa?”/ “tentu… besok kita ada pemotretan dan akan show.”/ JEDER….!!! Hancur sudah hatinya…. *bad summary. Langsung baca aja yah… happy reading…
Seungri Pov. ^^
                “hoam…. Engh…” cahaya matahari yang masuk dari jendela kamar yang tadi malam sepertinya lupa untuk aku tutup mengusikku dan membuatku bangun dari tidurku. Ku renggangkan tubuhku yang masih lelah karena aktifitas kemarin. Ku putar bola matuku dan langsung melihat ke kalender yang berada di meja lampuku.
                “hihihi, sebentar lagi…” gumamku pada diriku sendiri. Hari ini (11-12-2012) aku merasa senang sekali. Entahlah, mungkin karena sebentar lagi aku akan berulang tahun. Yap! Tepatnya tanggal 12-12-2012 besok. Dan semoga saja mereka semua ingat itu.
Tok.tok.tok.
                “Seungri? Kau sudah bangun? Cepat turun lalu sarapan!” teriak Daesung hyung dari belakang pintu.
                “ne… aku segera turun!” balasku.
bó®®óa
Di ruang tamu.
                “hyung!!!!...” teriakku riang dan menggema di seluruh ruangan. Dan yang ku dapati hanya tatapan dingin dari Youngbae hyung dan Daesung hyung.
                “wae? Kau brisik sekali.” Sahut Youngbae hyung datar.
                “besok kita main yuk!”
                “kemana?” balas Youngbae hyung yang masih berkutik pada buku yang ia baca.
                “ke mana saja, yang penting main.” Jawabku masih riang.
                “aku tidak bisa. Besok jadwalku padat.” Sahut Daesung hyung yang sedari tadi diam.
                “owh? Jinja?” tanyaku heran pada Daesung hyung.
                “aku juga. Kau ajak yang lainnya saja.” Balas Youngbae hyung yang masih datar dan dingin padaku. Aish! Kenapa bisa seperti ini?!! aku tertunduk lemas dan berfikir sejenak.
                “hm… baiklah. Aku akan ajak yang lain saja.” Sahutku sambil berjalan perhi meninggalkan YoungDae hyung yang sepertinya lupa dengan hari ulang tahunku. Aku pergi dengan masih berpegang satu harapan.
Di kamar GD.
                “ Jiyong Hyung….!” teriakku sambil masuk ke kamar Jiyong hyung tanpa mengetuk pintu dulu.
                “Aish! Kau membuatku kaget! Kenapa tidak mengetuk pintu dulu!” kesalnya.
                “hehe, miane… eng… besok main yuk!”
                “tidak bisa Seungri, aku harus bertemu YG appa untuk mengurus beberapa hal.” Jawabnya sambil mengelus rambutku.
                “eng… ya sudah. Tapi hyung taukan besok ada apa?”
                “ tentu saja.” Yes! Ada harapan! Semoga harapanku terkabul! Doaku dalam hati.
                “besok kita ada pemotretan dan Show! Benarkan!?” jawabnya riang.
JEDER!
                “aaah, n-ne. ternyata kau masih ingat. Ya sudah aku pergi dulu.” Ku tubdukan kepalaku dan meninggalkan Jiyong hyung di kamarnya. Hancur sudah harapanku. Ternyata Jiyong hyung juga tidak ingat! Tapi masih ada TOP hyung. semoga dia masih ingat.
Di ruang makan.
                “Hay TOP hyung.” ku sapaku ramah tapi lemas. Ku ambil air minum dank u hampiri dia.
                “oh, hai juga. Kau tumben sekali menyapaku.” Sahutnya.
                “tidak apa-apa. Apa yang sedang hyung lakukan?” tanyaku basa-basi.
                “aku sedang membalas e-mail dari para fans.” Jawabnya riang. Tapi sekarang malah aku yang lemas. Tentu saja lemas. Hampir semuanya melupakan hari ku.
                “owh… eng… apa besok hyung ingat ada apa?” tanyaku mulai antusias. Semoga saja dia ingat.
                “eum… entahlah aku lupa. Kau tanyakan saja pada Jiyong. Pasti dia tau jadwal kita.” Jawabnya.
DEEG!
                “owh… eng… tadi dia sedang sibuk jadi aku tanya kepada hyung saja, tapi ternyata hyung juga lupa.” Jawabku bohong.
                “hehehe. Miane…” jawabnya sambil nyengir kuda. Ku balas senyumnya dengan senyum kecut. Rasanya dada ini sangat sesak. Ku langkahkan kakiku menuju kamarku dan menguncinya rapat-rapat. Ku lemparkan tubuhku keatas kasur dan ku benamkan wajahku ke bantal. Aku mulai terisak dalam diam ini. aku sedih, karena sepertinya tgak ada yang memperdulikan ku. Bahkan ulang tahunku saja tak ada yang ingat. Ku hapus air mataku yang mulai membasahi pipiku. Sangat lama ku menangis sampai lupa sekarang sudah jam 2 sore.
                “lebih baik aku ke taman saja.” Kataku pada diriku sendiri. Ku buka pintu kamarku yang ku kunci dan berjalan menuju garasi. Sesampainya di garasi kesialan muncul lagi. Ban mobilku gembes!
                “AISH! Sial!” ku berjalan menuju ruang tengah untuk mencari Youngbae hyung.
                “hyung, bolehkah ku pinjam mobilmu? Ban mobilku gembes.” Tanyaku datar.
                “owh boleh. Nih kuncinya. Kau mau pergi ke mana?” tanyanya sambil memberikan kunci mobilnya padaku.
                “aku mau ke taman. Sampai jumpa.” Jawabku ketus sambil merunduk dan berjalan cepat menuju garasi mobil. Aku sudah tak tahan menahan air mata ini. makannya aku langsung pergi agar mereka tak melihat itu. Sungguh sangat menyiksa.
bó®®®óa
Di taman bermain.
Ku melihat ke arah barat taman. Di sana ada segrombolan anak dan orang tua sedang merayakan pesta ulang tahun anak mereka. Huh, sungguh menyenangkan melihat adegan itu. Tapi juga sangat menyesakkan. Walaupun hari ini bukan hari ulang tahunnku tapi besok. Tetap saja rasanya sangat menyebalkan mengingat mereka semua tak mengingat hari itu. Huh, sepertinya lebih enak menjadi anak kecil.
Bip.bip.
Telfonku berdering. Dari Youngbae hyung.
                “halo?”
                “Seungri kau di mana?”
                “aku di taman. Kenapa?”
                “tunggu aku aku juga mau kesitu. Jangan kemana-mana, ne?”
                “hm… ne.”
Bip.
                “ada apa dengannya? Apa dia mau mengambil mobilnya?” tanyaku pada diriku sendiri. Ku menunggu kedatangnnya. Selang beberapa waktu, Youngbae hyung datang dengan tergesa-gesa.
                “ada apa hyung?” tanyaku padanya, ku liahat dirinya yang sepertinya habis berlari.
                “oh, tidak apa-apa. Hanya ingin berjalan-jalan denganmu.” Katanya sambil masih dengan ngos-ngosan.
                “ini minum dulu.” Ku berikan airku yang sedari tadi ku pegangi.
                “oh, gomawo.” Ia ambil dan ia minum semua tanpa meninggalkan setetespun air. Sepertinya ia sangat kelelahan.
                “hyung tumben sekali mau menemaniku jalan-jalan?”tanyaku.
                “hehe, aku bosan di dorm. Lebih baik aku ikut dengan mu.” Jawabnya.
                “owh… tadi kenapa lari-lari? Terus hyung ke sini naik apa? Bukannya mobilnya ada padku?” tanyaku menyelidik.
                “aku naik bus, makanya aku harus lari ke sini.” Jawabnya.
                “kajja kita jalan-jalan!” ajaknya sambil menyeret tanganku. Ada perasaan aneh. Tumben sekali ia yang duluan mengajakku. Dan juga tadi pagi ia begitu acuh padaku, sekarang? Ia begitu riang padaku.
Beberapa jam kami lalui dengan berjalan-jalang mengelilingi kota Seoul. Rasanya sangat menyenangkan sampai lupa waktu kini sudah jam 11 malam. Badanku sangat lelah berkeliling kota Seoul, padahal kami berkeliling menggunakan mobil. Saking capeknya sampai tertidur di mobil.
                “Seungri? Seungri? Bangun. Kita sudah sampai rumah.” Suara lembutnya membangunkanku dari tidaurku.
                “eng…” lenguhku.
                “kita sudah sampai ayo turun.”
                “oh ne…” ku turun dari mobil dan berjalan menuju Dorm. Sesampainya di depan pintu dorm, ku buka perlahan pintu dorm. Ternyata tidak di kunci. Di dalam sangan gelap bahkan tak kelihattan sama sekali. Kucari sklar lampu yang berada di dinding. Dan akhirnya ketemu.
GLEK!
                “HAPPY BIRTHDAY LEE SEUNGHYUN….” Teriak TOPDaeJiYoung hyung bersama-sama saat lampu menyala. Aku sangat keget dengan kejuttan ini.
                “kalian? Memang nya ini jam ber…” kata-kataku berhenti saat ku lirik jam dan ternyata ini sudah jam 12.01 malam. Berarti sekarang tanggal 12-12-2012. Wah, betapa terharunya aku dengan semua ini.
                “Happy birthday Seungri.” Kata Jiyong hyung lagi.
                “ku kira kalian lupa dengan hari ulang tahunku.”
                “tentu saja tidak. Kami sengaja membuatmu begitu agar kami dapat membuat surprise untukmu.” Sahut TOP hyung.
                “hiks, gomawo hyungs…” kataku sambil terisak terharu.
                “ne, sama sama. Jangan menangis lagi.” Kata Youngbae hyung menenangkanku dan memelukku. Dan akhirnya kami saling berpelukan.
                “gomawo hyungs. Kalian hyung terbaikku.”
End.
#plak! Tunggu! Kita flash back dulu.
Flashback
Sebenarnya yang terjadi di Dorm saat Seungri pergi adalah…
Youngbae Pov.
                “aku mau ke taman. Sampai jumpa.” Jawabnya ketus. Ia berjalan cepat pergi dan sepertinya pergi ke garasi.
                “ada apa dengan anak itu? Perasaan tadi sangat ceria? Kenapa jadi ketus?” tanyaku pada diriku sendiri.
                “ada apa Youngbae? Kenapa dengan Seungri.” Tanya seseorang dari belakangku.
                “owh, entahlah. Mungkin Seungri sedang bed mood?” jawabku kepada Jiyong.
                “bed mood? Perasaan tadi pagi ia sangat ceria?” sahut seseorang lagi dari belakang.
                “kau benar juga hyung. mungkin dia sedang ada masalah keluarga?” jawabku kepada TOP hyung yang tadi bertanya.
                “HYUNGS….!” Teriak seseorang lagi dan kali ini datang dari arah depanku. Daesung!
                “wae?! Kenapa teriak-teriak?!” jawabku kesal.
                “mana Seungri?” tanyanya.
                “dia sedang pergi. Ada apa?” sahut Jiyong.
                “Aish!!!”
                “ada apa?” tanya Jiyong lagi.
                “aku lupa! Besok dia ulang tahun dan aku belum menyiapkan apa-apa!” jawabnya. Sepontan kami semua terkejut. Jujur saja aku juga lupa.
                “be-benarkah?! Ya tuhan! Aku lupa!” sahut Jiyong.
                “aku juga! Aku belum menyiapkan kado untuknya!” kata TOP hyung.
                “apa jangan-jangan tadi dia mencoba mengingatkanku ya?” tanyaku seduktif.
                “eum…? Wah kau benar! Aduh! Bagai mana ini?!” sahut Daesung.
                “sekarang jam berapa?”tanya TOP hyung.
                “eng… jam 3.” Jawabku cepat.
                “masih ada waktu. Lebih baik kita persiapkan sekarang sebelum Seungri pulang.” Usul sang tetua, TOP.
                “tapikan ulang tahunnya besok?” kata Daesung.
                “kita beri dia kejutan pas jam 12 malam. Hitung-hitung sebagai imbalan karena kita lupa.”
                “owh baiklah. Aku akan coba menyibukkannya sampai pukul 12 malam nanti.” Usulku.
                “oh ne. sekarang kau susul dia, kita yang akan membuat pestanya.” Merekapun menyiapkan segala sesuatu yang  di butuhkan dan membuat pesta sampai jam 12 malam.
End.
Yah, end beneran… ini aku buat untuk ulang tahun Seungri kemaren, tapi kelamaan ngepostingnya…. Jadi udah lewat TT.TT tapi gak papa yang penting akhirnya di posting juga kan. Hehehe. Comentnya ya…

Jumat, 30 November 2012

BIG BANG-Fantastic Baby (lyric)



HALO TEMEN-TEMEN V.I.Ps.... aku dateng lagi dan sekarang aku mau publish lirik lagu BIG BANG yang Fantastic Baby. pasti udah pada tau kan lagu 'Fantastic Baby' ini kan? ya betul! lagu ini emang keren banget apa lagi MV nya itu lho... =^^= tapi denger denger lagu ini penyebab terjadinya konflik antara Jepang-Korea (lebih lengkap kunjungihttp://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=253677:fantastic-baby-big-bang-picu-konflik-jepang-korea&catid=104:musik&Itemid=148) . tapi tetep aja lagu ini BAGUS pake BANGET! oke dari pada ngomong terus mending langsung aja! cekidot!

[GD]

Yeogi buteora, modu moyeora 
We gon' party like, lilililalala~
Mameul yeoreora, meoril biwora 
Bureul jjipyeora lilililalala~

[Taeyang]
Jeongdabeun mutjji malkko geudaero badadeuryeo neukkimdaero ga Alright~
Haneureul majuhago du soneul tta wiro jeo wiro nalttwikko shipeo0~

[GD] Nanananana nanananana~
Wow Fantastic Baby~

[All]
Dance! (Ooh-hoo~) I Wanna Dance Dance Dance Da-Dance [Seungri] Fantastic Baby~
Dance! (Ooh-hoo~) I Wanna Dance Dance Dance Da-Dance [GD] Wow Fantastic Baby~

[GD]
I nanjangpane (Hey! ) kkeutpan wang charye (Hey! )
Ttangeul heundeulkko 3buneuron bulchungbunhan race (Wait! )
Bunwigineun gwayeol~ ([Taeyang] Huh! ) 
Catch Me On Fire~ ([Taeyang] Huh! )
Jinjjaga natanattta nananana~

[TOP]
Hanabuteo yeolkkaji modeun ge da han suwi
Morae beolpan wireul michin deusi ttwieobwado, geotteunhan kuri
Haneureun chungbunhi neomuna pureunikka
Amugeottto mutjji mallan mariya neukkiran mariya naega nugunji

[Taeyang] Ne simjangsorie yematkae ttwigi sijakae magi kkeunnal ttae kkajiye~ 

[Daesung]
I Can't, Baby Don't Stop This
Oneureun tarakae ([Taeyang] micheo barakae) ganeungeoya~
[ Lyrics from: http://www.lyricsmode.com/lyrics/b/bigbang/fantastic_baby.html ]
[GD] Wow Fantastic Baby~
Dance! (Ooh-hoo~) I Wanna Dance Dance Dance Da-Dance [Seungri] Fantastic Baby~
Dance! (Ooh-hoo~) I Wanna Dance Dance Dance Da-Dance [GD] Wow Fantastic Baby~

[TOP] BOOM! Shakalaka! BOOM! Shakalaka! BOOM! Shakalaka! 
[All] Dance Dance Dance Da-Dance 
[TOP] BOOM! Shakalaka! BOOM! Shakalaka! BOOM! Shakalaka! 
[All] Da-Da-Da-Da Dance Dance~

[Seungri]
Nal ttara jababol temyeon babwa, nan yeongwonhan ttanttara
Oneul ppam geumgiran naegen eopsseo~
Mama Just Let Me Be A Lover
I hollan sogeul neomeo oh-oh-oh-oh~ nanananana~

[TOP]
Meorikkeutpputeo balkkeutkkaji bijyueoreun Shock~
Nae gamgageun somunnan kkun apsseoganeun chok

[GD]
Namdeulppodaneun ppareun georeum
Chawoni dareun jeomeum
Eoreumeoreumeoreum (Hold Up! ) nanananana~

[Taeyang] Ne simjangsorie yematkae ttwigi sijakae magi kkeunnal ttae kkajiye~ 

[Daesung]
I Can't, Baby Don't Stop This
Oneureun tarakae ([Taeyang] micheo barakae) ganeungeoya~

[GD] Wow Fantastic Baby~
Dance! (Ooh-hoo~) I Wanna Dance Dance Dance Da-Dance [Seungri] Fantastic Baby~
Dance! (Ooh-hoo~) I Wanna Dance Dance Dance Da-Dance [GD] Wow Fantastic Baby~

[TOP] BOOM! Shakalaka! BOOM! Shakalaka! BOOM! Shakalaka! 
[All] Dance Dance Dance Da-Dance 
[TOP] BOOM! Shakalaka! BOOM! Shakalaka! BOOM! Shakalaka! 
[All] Da-Da-Da-Da Dance Dance~

[GD]
Da gachi nolja ([All] Yea Yea Yeah! )
Da gachi tteja ([All] Yea Yea Yeah! )
Da gachi dolja ([All] Yea Yea Yeah! ) 
Da gachi gaja (Wow Fantastic Baby~)





HANTU?!


HANTU?!
Author  : BlackAngel,Genre: comedy, horror ,Main cast : All member BIG BANG, Ratting: Semua umur, Oneshoot.
Warning! Cerita ini sungguh aneh, gaje bin ajaib dan typo(s). Author masih belajar tulisan korea jadi mohon di maklumi ya kalo tulisannya ngawur #plak!. Oke langsung aja kita ke cerita. HAPPY READING! ^^~
Suatu malam di kota Seoul, tepatnya di Dorm milik boyband terkenal Korea BIG BANG, 4 namja sedang berada di ruang keluarga, yaitu, Seungri, Taeyang, TOP dan Daesung. Ada yang sedang bermain, membaca Artikel, dan ada juga yang sedang mengutak-utik notebooknya sambil senyum-senyum sendiri. Sedangkan Jiyong hanya ingin di kamar entah sedang apa.
                “ YEAH!!! I WIN AGAIN!!! WOHOOOO!” teriak Seungri girang saat ia kembali menang melawan Daesung.
                “yak! Seungri-a! kecilkan sedikit suaramu! Brisik sekali.” Kata TOP datar tanpa berpaling dari buku bacaan yang ia sedang baca saat ini. Seungri langsung diam mendengar perkataan dari TOP, sedangkan Daesung cekikikan melihat tingkah Seungri yang seperti itu.
                “Dae hyung, sesuai kesepakatan, permintaanku harus kau kabulkan.” Kata Seungri riang. Yang tadinya Daesung cekakakn sekarang menatap seungri dan menatapnya datar.
                “baiklah. Tapi jangan yang aneh-aneh! Arasseo!” jawab Daesung. Seungri dengan semangat mengangguk sambil tersenyum. Daesung dan Taeyang melihat tingkah magnae nya yang seperti itu hanya bisa tersenyum karena tingkahnya sangat lucu.
                “eum… aku ingin… ah! Aku ingin…”
JEDER!
Belum selesai Seungri menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba saja petir menyambar dan membuat semua yang ada di dorm kaget. Semua menghentikan aktifitasnya karena kaget.
                “wah, sepertinya akan hujan.” Taeyang akhirnya angkat bicara. Dan benar saja, selang beberapa waktu hujan turun membasahi kota Seoul saat itu. Seungri berdiri menghampiri jendela dan melihat ke luar.
                “wah benar hujan.” Katanya polos dan langsung mendapatkan tatapan aneh dari ke tiga member lainnya. Tapi Seungri sepertinya tak mengetahui itu dan tetap melihat ke luar jendela.
                “kalau itukan tak usah di periksa sambil ke luar jendela. Dari sini saja terdengar suara airnya.” Kata Daesung yang merasa aneh dengan sikap magnae mereka itu.
                “kan hanya memastikan.” Bela Seungri.
                “ckckckck, dasar.” Kata Taeyang sambil tersenyum. Seungri kembali duduk di bawah bersebelahan dengan Daesung. Ia kemudian mematikan PS yang masih menyala.
                “oh ya, tadi kau mau minta apa?” tanya Daesung ke pada Seungri yang tadi kalimatnya terputus karena petir.
                “oh, aku ingin…”
JEDER!
Suara petir kembali menyambar memotong kembali kalimmat Seungri. Kali ini suranya lebih keras dan di ikuti oleh cahaya yang sangat terang.
                “astaga! Apakah akan terjadi sesuatu?” akhirnya TOP angkat bicara.
Cklek!
Lampu di dorm BIG BANG tiba-tiba saja mati. Dan itu membuat mereka merasa tidak nyaman terutama Daesung, karena dia takut gelap.
                “Ash! Kenapa mati! Aku kan belum meminta keinginanku kepada Daesung hyung. benarkan hyung? lho hyung?” ia mencari cari Daesung yang entah di mana karena saat itu sangat gelap.
                “Daesung hyung? kau di mana?” tanya Seungri yang kebingungan karena Daesung tidak ada. Ia enggan beranjak dari duduknya karena takut akan menabarak benda-benda lain.
                “ia di sini, di sebelahku.” Kata Taeyang. Daesung saat itu sedang memegang erat baju Taeyang. Di depan TOP lagi. Untungnya saat itu gelap jadi TOP ngga liat deh.
                “hyung, cepat sekali kau bisa berada di sana?” heran Seungri. Tentu saja, saat lampu tiba-tiba mati, ia langsung melompat kea rah orang yang paling dekat.
                “aish! Daesung! jangan terlalu erat menggengamnya! Sakit tahu!” kesal Taeyang karena Daesung mencengkram lengan baju Taeyang sangat erat.
                “AH! Sakit DAESUNG!” erang Taeyang kembali. Dan sepertinya TOP mengetahui itu dan langsung mebulatkan matanya agar dapat melihat dengan jelas apa yang di lakukan oleh Daesung dan Taeyang.
                “ HWA! Dae hyung, Tae hyung! apa yang kalian sedang lakukan?!” seru Seungri. Sepertinya otak kotor Seungri sedang bekerja saat ini.
                “YAK! Taeyang! Apa yang kau lakukan pada Daesung!” bentak TOP. Sepertinya TOP terpengaruh kata-kata Seungri tadi.
                “eh? Kenapa aku?! Daesung yang mencengkramku sangat kuat. Kenapa kau malah menghawatirkan Daesung? aku di sini korbannya!” kata Taeyang kesal karna bukan dirinya yang di bela melainkan Daesung. ia tahu, memang TOP sangat menyayangi Daesung tapi tak harus seperti itu juga. Tiba-tiba terjadi sesuatu.
                “kenapa kalian begitu berisik?!” katanya dengan nada datar
                “KYAAAAAAAAAAAAA” teriak Daesung dan Seungri kompak terdengar seperti suara kur anak Tk yang baru belajar bernyanyi.
                “Yack! Hyung! apa yang kau lakukan! Kau hampir membuat jantungku mau copot kau tahu?!” kata Daesung geram dengan sikap leader mereka. GD. Ia membawa senter yang ia todongkan di wajahnya plus matanya merah yang sepertinya baru bangun tidur.
                “hehe, kalian terlalu berisik. Makanya aku terbangun. Kenapa lampunya padam?” tanya GD yang kemudian duduk di samping Seungri.
                “makanya jangan tidur mulu!” kata Seungri sedikit menghina.
                “habisnya aku lelah dan tidak ada kegiatan.” Elaknya. “jadi kenapa listriknya padam?” ulang GD.
                “eum, entahlah. Mungkin ada kabel listrik yang konslet terkena sambaran petir.” Jawab TOP. GD pun hanya bisa ber-oh ria. Hening sesaat sampai akhirnya Daesung berbicara dan memecah keheningan.
                “aish! Aku bosan! Ngapain yuk!” ajaknya manja kepada ke 4 member lain.
                “ngapain? Di luar ujan, di dalem lampunya mati.” Jawab Seungri.
                “aku sih mau chating-an aja. Kkkk.” Girang Taeyang. Iapun membuka kembali notebooknya dan mencoba menyalakannya. Tapi, wajahnya berubah setelah beberapa kali memencet tombol power tapi notebooknya tak kunjung menayala.
                “aish! Kenapa ini? perasaan tadi masih bisa menyala? Apa baterainya habis? Huwaaaa! Bagaimana ini?!” rengek Taeyang saat notebooknya ternyata kehabisan baterai .
                “bhahahahaha.” Ke empat member lain menertawakan kemalangan Taeyang sedangkan Taeyang sendiri manyun karena kesal dan jengkel.
                “rasakan itu! Kau pantas mendapatkannya!” ejek Seungri puas melihat hyungnya yang malang itu. Ke empat member lainya kembali tertawa bahagia.
                “YAK! Kalian menjengkelkan!” gerutu Taeyang. Setelah puas tertawa terbahak-bahak. Keadaan kembali hening.
                “eum, bagaimana kalau kita cerita horror? Pasti seru!” timpal Seungri. Semua mata tertuju padanya.
                “eum, boleh juga. Daripada kita tak ada kegiatan?” kata GD. Yang lain mengangguk kecuali Daesung yang hanya diam seperti memikirkan sesuatu.
                “aku tidak mau!” akhirnya Daesung bersuara.
                “wae?” tanya Taeyang.
                “pokoknya aku tidak mau!” tegas Daesung.
                “ya kenapa tidak mau? Lagian ini hanya cerita, tidak mungkin menjadi kenyataan bukan?” kata GD menenangkan Daesung yang sepertinya ketakutan.
                “ya sudah kalau tidak mau, tapi kami akan tetap bercerita. Terserah kau saja mau mendengarkan, atau pergi ke kamarmu yang gelap, dingin dan mengerikan.” Kata Seungri sengaja menakut-nakuti Daesung.
                “YACK! Kenapa kau mengatakan itu!” bentak Daesung.
                “sudah kau di dekatku saja. Kau akan aman di dekatku.” Kata TOP mencoba menenangkan Daesung yang tadi di takut-takuti oleh Seungri.
                “eum, baiklah.” Kata Daesung sedikit berbisik tapi tetap dapat di dengar oleh semua. TOP pun tersenyum mendengar jawaban dari Daesung, sebenarnya rencana aslinya adalah agar bisa dekat dengan Daesung.
                “Taeyang, kau minggir.” Perintah TOP pada Taeyang.
                “hem, baiklah.” Merekapun berpindah tempat dan memposisikan dirinya masing-masing supaya nyaman. TOP duduk di samping Daesung yang masih menundukan wajahnya yang mungkin kini tengah memerah karena ulah hyungnya itu. TOP yang melihat itu sangat gemas, ia merangkul Daesung dari samping. Daesung yang merasakan itu, kemudian melihat kearah hyungnya yang juga sedang memandangnya sambil tersenyum, semburat merah kembali muncul di pipi dan kuping Daesung. Manis. Piker TOP.
                “owh, kalian sungguh manis.” Ledek GD yang melihat kedua sejolin itu sedang bermesaraan.
                “hey sudahlah, katanya mau bercerita?” kata Seungri yang mungkin jealous melihat TOP dengan Daesung tetapi GD tidak melakukannya seperti itu. ‘aish! Hyung! aku juga mau di perlakukan seperti itu oleh hyung.” runtuk Seungri dalam hati. Tapi sepertinya GD tak merasakan itu.
                “eum, baiklah mau di muali dari siapa?” tanya GD. Dan dengan semangat Seungri mengacungkan tanganya.
                “ok Seungri, silahkan bercerita.” GD memberikan senter kepada Seungri dan akhirnya Seungri mulai bercerita.
                “baiklah, sebenarnya cerita ini sudah lama aku dengar.” Kata Seungri mulai bercerita dengan nada yang di buat buat seseram mungkin. Yang lain mendengarkan dengan seksama.
                “kalian tahukan dengan keadaan sekolahku dahulu? Katanya sebelum aku masuk sekolahku, di situ pernah ada pembantaian oleh seorang pria pada wanita, lebih tepatnya pacarnya. Wanita itu bernama Lee HanSo dan pacarnya bernama Im NamGi. HanSo kekasihnya, tidak mengetahui bahwa NamGi mempunyai penyakit.” Ia menghentikan ceritanya dan menatap tajam hyung-hyungnya. Mereka menatap Seungri dengan serius sedangkan Daesung mencengkram TOP dan memebamkan wajahnya di dada TOP.
                “penyakit apa? Ayo ceritakan!” pinta Tayang. Seungri pun melanjutkan ceritanya.
                “ia mengidap penyakit PESIKOPAT!” Kata Seungri dengan nada sedikit di tekan saat bagian pesikopat. Daesung langsung bringsut ke dekapan TOP, sedangkan GD dan Taeyang kembali menyimak dengan seksama.
                “saat sedang uci coba praktek pelajaran kimia. Penyakit NamGi kambuh. Saat itu hanya dia dan pacarnya HanSo yang berada di Lab kimia. Entah setan dari mana, pisau yang di bawa NamGi untuk membelah katak, ia tusukkan ke punggung HanSo beberapa kali, tapi tidak sampai mati. Ia membiarkannya tetap hidup untuk beberapa saat. HanSo yang terus berteriak, di jambak kemudian di tusuk di bagian lehernya agar…”
                “sudahlah hentikan!”, “aku tidak ingin lagi mendengarnya.” ucap Daesung menghentikan cerita SeungRi. Semua menatap Daesung yang masih mendekap di pelukan TOP.
                “ayolah. Kenapa di hentikan? Ini sudah hampir mencapai klimaksnya!” keluh GD pada Daesung dengan sikapnya yang sedikit kekanak-kanakan atau lebih tepatnya penakut.
                “benar. Tidak apa-apa, di sini ka nada aku jadi kau tak usah khawatir.” Timpal TOP dan berhasil mendapatkan tatapan sinis dari Daesung.
                “ada hyung atau bahkan tidak ada hyung tetap saja aku takut! Tidak terpengaruh!” kata Daesung. TOP yang mendengarnya malah senyum-senyum.
                “sudah. Mau di lanjutkan atau di hentikan?” tanya Seungri.
                “lanjut!” jawab GD,TOP dan Taeyang serempak dan penuh semangat juang 45! #what!
                “ekhem! Jadi, ia mennusuk lehernya agar ia tak dapat bersuara. Kemudian ia sayat-sayat bagian wajahnya menggunakan pisau yang sama. Dengan wajah yang datar dan dingin ia menggoreskan pisaunya. Setelah puas ia akhirnya menusuk tepat di bagian dada HanSo, dan HanSo pun tewas seketika bersimbah darah. NamGi yang melihat itu, baru sadar, bahwa yang di bunuhnya adalah pacarnya sendiri. Ia menangis dan akhirnya menghumuskan pisaunya ke dadanya. Ia pun juga mati di tempat itu. Katanya arwahnya bergentayangan di sekolah dan sering menampakan dirinya di Lab kimia. Selesai.” Tutup Seungri dengan semangat.
                “eum, apakah cerita itu nyata? Apa pernah masuk Koran?” tanya Taeyang.
                “entahlah, aku hanya di ceritakan oleh kakak kelasku dulu.” Jawab Seungri enteng.
                “kemudian, siapa selanjutnya yang akan bercerita?” kata Seungri sambil melihat kea rah hyung-nyungnya. Taeyang pun angkat tangan.
                “baiklah hyung, kau akan bercerita apa?” tanya Seungri kepada Taeyang.
                “aku akan bercerita, setelah aku dari belakang. Aku sudah tidak tahan…” kata Taeyang, yang lainnya malah jatuh tersungkur mendengar pernyataan Taeyang barusan.
                “aish dasar! Cepat sana!” usir GD.
                “hyung…”
                “apa lagi?!”
                “pinjam senternya, gelap, hehe.”
                “dasar! Nih!” GD memberikan senternya yang kemudian mendapat senyuman dari bibir Taeyang. Taeyang pun pergi ke kamar mandi, sedangkan yang lainya hanya diam menunggu.
                “eum, sambil menunggu aku akan bercerita lebih dahulu bagaimana?” kata GD. Keadaan saat itu sangat gelap karena senter satu-satunya telah di bawa oleh Taeyang.
                “boleh silahkan.” Kata TOP.
                “ok. Baiklah aku mulai dari…”
                “KYAAAAAAAAAAAAA!” teriakan keras nan lantang datang dari arah kamar mandi, tepatnya dari arah Taeyang yang memotong kata-kata GD saat akan bercerita. Kemudian Taeyang berlari kea rah mereka dan duduk jongkok bersembunyi di belakang GD.
                “what?” tanya GD kepada Taeyang yang masih melihat kearah kamar mandi.
                “ta-tadi aku me-lihat, HA-NTU.” Ucap Taeyang terbata bata. Semua mata kembali menatapnya serius.
                “kau serius? Kau sedang bercanda bukan?!” tegas TOP. Daesung kembali mencengkram TOP saat itu.
                “aku tidak bercanda hyung! saat aku sedang buang air tadi, ada seklebatan bayangan putih di belakangku, ku kira itu hanya cahaya saja, tapi bayangan itu mondar mandir di belakangku. Kemudian aku berbalik, bayangan itu sudah tidak ada. Saat aku akan kembali ke sini, aku tak sengaja menyandung sesuatu, ku kira itu bola, sampai aku tahu itu kepala!...”
                “KYAAAA! HENTIKAN! Aku tak mau mendengarnya, HUWAAA! Hyung bagai mana ini! di Dorm ini ada hantunya! Ayo kita pindah!” rengek Daesung kepada TOP sampai mengguncang-guncangkan tubuh TOP dan itu membuatnya pusing.
                “tenang lah chagy. Di Dorm ini tidak ada hantunya. Taeyang hanya mengada-ada saja.” Kata TOP menenangkan Daesung yang sepertinya sudah sangat ketakutan.
                “aku tak peduli! aku ingin pindah!” rengek Daesung.
                “pindah? Pindah ke mana?” tanya Seungri polos.
                “ke mana saja! Ke Dorm 2ne1 juga boleh! Pokoknya pindah!” kata Daesung histeris.
                “tapi itu tidak….”
DEEG!
                “KYAAAAAAAAAAA!” teriak Seungri yang mengagetkan semua member dan memotong kalimat GD, kemudian memeluk GD.
                “yack! Ada apa?!” tanya GD kaget.
                “ta-tadi, a-da yang lewat hyung! HUWAAAAA! Benar yang di katakn Bae hyung. di sini ada hantu.” Kata Seungri, rupanya dia melihat bayangan putih yang tadi di ceitakan Taeyang.
                “tuh kan benar! Ayo pindah!” Daesung kembali panic.
                “sudah ku katakan di sini tidak mungkin ada… KYAAAAAAA!” teriak GD. Yang lainyapun ikut berteriak karena melihat GD. Ia kejatuhan kepala dengan rambut panjang dan dapat bergerak. GD kemudian berdiri sambil menenteng kepala tadi dan tetap terus berteriak. Dan kemudian.
Ceklek!
Lampu Dorm menyala. Semua kembali terang dan dapat melihat dengan jelas ke adaan masing-masing. GD berhenti berteriak den melihat sesuatu yang aneh.
                “tunggu, GAHO! Ka-kau GAHO?! APA MAKSUD SEMUA INI?!!” kata GD bertanya pada Gaho, anjing peliharaannya.
                “yack! Bukannya itu Bos?! Kenapa kau menggunkan kain putih?! Apa yang kau lakukan?!” GD kembali bertanya pada Bos, yang juga peliharaannya. Sebuah tawa pecah dari arah Taeyang.
                “AHAHAHAHAHAHA! Ini! ini sangat konyol! Kalian sangat mudah untuk di tipu! AHAHAHAHA!” kata Taeyang sambil tertawa terbahak-bahak puas.
Flashback.
Sebenarnya yang di lakukan Taeyang saat di kamar mandi adalah mendandani Gaho dan Bos menggunakan kain putih dan wig yang entah milik siapa. Ia memberikan Gaho dan Bos biscuit untuk memancing mereka agar mereka mau mendekat dan dapat di ajak bekerja sama untuk menakut-nakuti hyung dan dongsaengnya itu.
Flashback end.
                “YACK!!! YONGBAE!!! JADI INI ULAHMU! SIALAN KAU! KURANG AJAR! BEDEBAH!” marah TOP sambil berdiri saat mereka semua di permainkan oleh Taeyang.
                “AHAHAHAHAHA! Maaf hyung, aku hilaf, hehehe…” kata Taeyang masih sambil tertawa.
                “TIADA MAAF BAGIMU! MALAM INI, KAU TIDUR DI KAMAR MANDI!” kata TOP yang seketika  membuat tawa Taeyang berhenti.
                “M-MWO! H-hyung a-aku Cuma bercana hyung. ku mohon jangan di anggap serius.” Mohon Taeyang sambil berlutut di bawah TOP.
                “AISH! TIDAK! JIYONG bantu aku. Seret dia ke kamar mandi!” printah TOP yang kemudian mendapat anggukan dari GD.
                “JANGAN HYUNG!! kumohon HYUNG!!! HYUNG!!!” teriak Taeyang saat ia di masukan ke kamar mandi.
                “HUNG! BUKA PINTUNYA! HYUNG!” rengek Taeyang sambil menggedar gedorkan pintu kamar mandi.
                “rasakan! Itu hukuman untuk mu yang membuat Daesungku ketakutan!” kata TOP.
                “hyung sudah jangan menangis.” Kata Seungri yang sedang menenangkan Daesung. sepertinya Daesung ketakutan dan shock dengan apa yang terjadi barusan.
                “sudah Daesung-a, mala mini kau tidur dengaku. Tak usah kawatir dan tak usah memikirkan Yongbae! Dia pantas mendapatkannya.” Kata TOP dan mendapat anggukan dari Daesung. merekapun masuk ke kamar masing masing kecuali Daesung yang mala mini pindah ke kamar TOP dan Taeyang yang harus tidur di kamar mandi.
~END~
Wah ceritanya kacau! Ambruadul! Gak karuan! Maaf ya, soalnya ini FF pertama saya. Dan saya masih dalam taraf belajar. Jadi mohon di maklumi ya… Thankyu for reading. And see you………………
Oh ya, don’t forget coment. OK! ~.^