Jumat, 14 Desember 2012

Ear (1)

Title : Ear 
Cast : All member Big Bang
Author : BlackAngel
Ratting : PG-15 (?)
Rate : 
Genre : Romantic, Friendship 
Summary : Pendengaran. Adalah indra yang paling sering kita gunakan. tapi pendengaran juga terkadang bisa membohongi kita. itulah yang di alami oleh Choi Seunghyun atau sering di panggil TOP. apakah yang terjadi sebenarnya? kenapa TOP jadi marah ke semua member kecuali Youngbae? #bedsummary langsung baca aja ok? OK!

Warning : BL. gaje bin abal-abal. Don't like? Don't read!

Author Pov. 

Tak seperti malam-malam biasanya. Para member Big Bang yang biasanya berkumpul bersama, sekarang saling berpencar. Bukan karena sedang bermusuhan, melainkan mereka sedang sibuk dengan urusan masing-masing. Seperti TOP yang sedang melakukan Pemotretan di studio, Youngbae yang sedang berkutik dengan buku barunya, Seungri yang seharian hanya berdiam diri di kamarnya sedangkan Jiyong dan Daesung entah sedang melakukan apa di kamar Daesung. Sekarang jam menunjukan pukul 10.30 malam, pastinya semua member sudah terbuai dengan mimpinya masing-masing, tapi TOP belum juga pulang dari pemotretannya hingga pukul 11.00 malam ia baru pulang.
Jglek!
"aku pulang..!" serunya setelah membuka pintu dan tidak ada jawaban. Ia menutup pintunya dan berjalan masuk ke dalam.
"apakah yang lain sudah tidur?" tanyanya pada dirinya sendiri. tentu saja! ini sudah jam 11 malam. Ia berjalan kedapur untuk sekedar mencari minuman untuk melepaskan rasa dahaganya. Ia membuka kulkas dan mengambil sebotol air meneral dingin. Ia minum dan hampir menghabiskannya. Ia berjalan menuju kamarnya bersama Daesung. ya mereka memang tidur bersama semenjak pindah ke apartemen ini, sedangkan Jiyong tidur dengan kekasihnya Seungri. Belum menyentuh knop pintu, ia mendengar suara desahan dari dalam kamarnya. Dan ia tahu betul suara siapa saja itu. 
"Ah...! hyung! pelan-pelan! sakit!" terdengar suara rintihan dari dalam kamar tersebut. Mata TOP langsung terbelalak mendengar suara itu. Itu suara Daesung. ia mulai menempelkan kupingnya ke pintu agar lebih jelas mendengar apa yang sedang terjadi di dalam sana.
"aku sudah pelan-pelan. Kau jangan banyak gerak!" terdengar suara lagi dari dalam. dan itu suara Jiyong. 'tunggu, Jiyong!?' serunya dalam hati. ia tak percaya yang sedang ia dengar. apa sebenarnya yang sedang di lakukan mereka?
"ARGH! HYUNG!" teriak Daesung yang tak terlalu kencang dari arah kamar. 
"Ah... sedikit lagi!" botol yang ia pegang di tangannya, sekarang telah berubah bentuk. ia remas botol tak berdosa tersebut untuk melampiaskan amarahnya. karena tak mau mendengar lagi apa yang sedang di lakukan Jiyong pada Daesungnya, ia pergi ke depan, tepatnya ke ruang TV. ia rebahkan dirinya ke sofa, ia lemparkan dengan keras botol air tersebut. ia memegang dahinya dan menenangkan dirinya sendiri.
'apa yang sedang mereka lakukan? mereka melakukannya saat aku sedang tidak ada di rumah? beraninya Jiyong menyentuh Daesungku!!' gumamnya dalam hati sambil mengutuk dua namja tersebut.
'lihat! aku tak akan tinggal diam! awas kau Jiyong-a!!!' teriaknya dalam hati sampai akhirnya terlelap di sofa ruang tv.
***
 "hyung? hyung, bangun." kata Seungri sambil mengguncang guncangkan tubuh TOP. TOP mengkerjap-kerjapkan matanya menyesuaikan dengan cahaya di sekitarnya. dan akhirnya membuka semua matanya. 
"kenapa hyung tidur di sini?" tanya Seungri.
"bukan urusanmu!" jawab TOP ketus dan dingin. Seungri yang mendengar itu hanya berdecak heran.
"galak sekali." gumamnya lirih tapi masih di dengar TOP. alhasil Seungri mendapatkan tatapan dingin dan tajam dari TOP.
 "apa? apa kau bilang tadi?!" tanyanya lagi pada Seungri.
"eng... kau mau minum?" katanya mengalihkan pembicaraan. mungkin kalau tidak ia bisa langsung di terkam oleh sang tetua di group tersebut.
"ne, ambilkan aku air, aku sedikit haus." perintahnya dan langsung mendapat anggukan dari Seungri. Seungri bergegas mengambilkan air dan memberikannya kepada TOP. kemuadian Seungri melanjutkan aktifitasnya kembali, yaitu membersihkan ruangan. TOP beranjak dari sofa dan menuju kamar mandi.
"Aish! kenapa ada botol berserakan di sini?! menyusahkan!" gumamnya dan kemudian membuangnya ke tempat sampah.
siang harinya.
TOP sedang membaca-baca majalah fashion nya untuk menghilangkan ke jenuhannya dan  mengalihkan pikirannya dari kejadian semalam. walaupun itu percuma saja. bayang-bayang akan kejadian itu terus menghantuinya dan membuatnya gila. ia mengacak acak rambutnya saking frustasinya. ia mendengar langkah kaki riang mendekatinya. 'itu pasti Daesung.' pikirnya. ia kemudian kembali berpura-pura membaca dan menjadi cool.
"hai hyung!" sapanya riang dan ramah. dan betul saja. itu adalah Daesung. TOP tak membalas sapaannya dan tetap membaca majalahnya. ia tak memperdulikan Daesung yang terus melihat ke arahnya.
"hyung tadi malam pulang jam berapa? kenapa tidak tidur di kamar?" tanya Daesung kepada TOP.
"aku pulang jam 11, aku ketiduran di sini setelah menonton tv." jawabnya bohong dan dingin. 'tentu saja aku tidur di sini! apakah aku harus tidur bertiga dengan kalian dan menyaksikan adegan mesum itu?!' gumamnya dalam hati.
"owh, eh hyung? apa kau lihat ada yang berbeda dengan diriku?" tanya Daesung lagi kepada TOP. TOP melihat sekilas kemudian kembali membaca majalahnya.
"entahlah. aku tak tahu. dan aku tak mau  tahu!" jawabnya. sekarang ia menjawab sangat dingin dan berkesan jutek.
"Yack! ada apa dengan hyung? jawaban hyung ketus sekali!" kata Daesung sedikit membentak.
"harusnya aku yang bertanya! ada apa dengan mu!" jawab TOP yang balik membentak. bahkan sampai berteriak tepat di depan wajah Daesung. sepontan Daesung kaget dan langsung terdiam.
"h-hyungnim?" gumamnya sambil memegang lengan TOP. tapi TOP langsung menepisnya dan berdiri beranjak pergi dari situ. dan dengan sengaja menyikut Yongbae yang sedang berjalan di depannya.
 "ada apa dengannya." kata Youngbae sambil nyelinguk ke Daesung yang matanya telah berkaca-kaca.
malam harinya.
TOP sedang memikirkan cara untuk membalas perlakuan Jiyong pada Daesung kemaarin malam. ia berfikir apa yang harus dia lakukan agar Jiyong merasakan apa yang ia rasakan. ia berfikir di sofa kamarnya. saat itu JiYoungDae sedang nonton tv di ruang tv sedangkan si panda sedang enak bermimpi di kamarnya.
"tunggu. merasakan apa yang ku rasakan?" ia bergumam dan mulai menyeriangai licik. saat itu, jam menunjukan pukul 10.45 pastinya Youngbae sudah berada di kamarnya entah melakukan apa. sedangkan kedua namja lainnya masih asyik dengan aktifitasnya, menonton film. diam-diam, ia mengendap dan masuk ke kamar Seungri dan Jiyong.
ia melihat Seungri sedang tertidur pulas membelakanginya. ia tutup pintunya rapat-rapat tanpa mebangunkan Seungri yang masih tertidur. ia berjalan menuju ranjang yang terdapat Seungri diatasnya yang masih berbalut selimut tebal.
"mianhae Seungri-a." katanya lirih sambil mulai merangkak mendekati Seungri. ia balikan tubuh Seungri dan menghadapnya. 
Seungri mendengus dan mulai membuka matanya karena terganggu dengan perlakuan TOP. saat membuka matanya, ia melihat wajah TOP hanya beberapa centi dari wajahnya. sontak ia kaget dan menarik selimutnya.
"Aish! hyung! kau membuatku kaget! ada a-"
chu~
belum selesai Seungri menyelesaikan kalimatnya, mulutnya telah di kunci oleh kecupan TOP. mata Seungri langsung terbelalak kaget dengan hal itu. ia langsung mendorong tubuh TOP ke belakang dan Seungri langsung memposisikan tubuhnya terduduk.
"YACK!!! apa yang hyung lakukan?! hyung mabok ya!" kata Seungri memberontak.
 "diam dan nikmati saja!" kata TOP dan kemudian mendekatkan wajahnya lagi ke Seungri. tapi Seungri langsung menengok agar hal yang sama tak terjadi. TOP terus mencoba mencium Seungri tapi Seungri terus menolak sambil terus mundur ke belakang. sampai ia akhirnya sampai di ujung kasur, ia langsung berdiri dan mencoba untuk kabur dari tingkah aneh TOP padanya.tapi lengan kekar TOP langsung mencengkram lengan Seungri kemudian ia peluk dari belakang.
"sshhh~ diamlah, dan nikmati ini." mendapat sinyal buruk dari TOP, Seungri terus memberontak tak mau suatu kejadian buruk menimpanya.
"aku tidak mau hyung." pinta Seungri. suaranya bergetar dan matanya mulai berkaca-kaca. ia tak mau hal ini terus terjadi. Seungri terus memberontak. air matanya sudah tidak bisa terbendung lagi. ia sungguh takut. ia tak pernah melakkukan hal ini dengan siapapun. bahkan setiap Jiyong memintanya, ia langsung menolak dengan berbagai alasan. ia terisak dan kembali memberontak.
"SUDAH KU BILANG DIAM ATAU AKU AKAN BERMAIN KASAR DENGANMU!" anacam TOP sambil membalikan Seungri. Seungri langsung tercekak denga yang di katakan TOP padanya. ini bukan TOP yang ia kenal. Seungri langsung terdiam sambil menggigit bibir bawahnya mencegah isakannya. ia sungguh takut dengan ancaman TOP barusan. dalam diam, air matanya terus mengalir.
"YACK! apa yang kau lakukan hyung!" teriak seseorang dari arah pintu. Jiyong. dengan kompak TOP dan Seungri langsung menengok ke arahnya. Jiyong mendekat dan melepaskan cengkraman TOP pada Seungri.
"APA YANG HYUNG MAU LAKUKAN PADA SEUNGRI?!" katanya sedikit berteriak. tapi sepertinya Youngbae dan Daesung tak terganggu sama sekali dengan hal itu.
"kau tanya apa yang ku lakukan? aku melakukan sama seperti apa yang kau lakukan pada Daesung kemarin malam!" terangnya panjang lebar.
"aku? Daesung? apa yang hyung sedang bicarakan?" tanya Jiyong bingung.
"Cih! dasar munafik kau Jiyong!" katanya seraya pergi meninggalakan Jiyong dan Seungri dalam ke bingungan dengan ucapan TOP barusan. Seungri langsung terduduk lemas dan tangisnya pun akhirnya pecah. ia tutup mulutnya dengan kedua tangannya agar isakkannya tak terdengar semua orang. ia menangis karena keteakutan dengan apa yang terjadi barusan. sebuah mimpi buruk yang pernah di alami oleh Seungri. tapi sayangnya ini bukan mimpi. Jiyong mencoba menenangkan Seungri dengan memeluknya dan terus berkata 'sudahlah jangan menangis.' tapi tak berhasil sampai akhirnya Seungri tertidur dalam pelukan Jiyong.
~TBC~
di lanjut kapan kapan ya... di tunggu aja. jangan lupa Comment... 
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Rabu, 12 Desember 2012

Gomawo...


Title       : Gomawo…
Cast       : Seungri Big Bang (main cast) and all member Big Bang
Author  : BlackAngel
Ratting  : *nggak tau apaan!
photo    : dari Google
Warning! Seperti biasa, ff yang aku buat selalu gaje dan banyak typo nya. Dan ff ini aku buat untuk bias-ku Lee SeungHyun aka Seungri aka Victory.
Summary. “hyung…?”/ “hm… apa?” / “apa kau tau besok ada apa?”/ “tentu… besok kita ada pemotretan dan akan show.”/ JEDER….!!! Hancur sudah hatinya…. *bad summary. Langsung baca aja yah… happy reading…
Seungri Pov. ^^
                “hoam…. Engh…” cahaya matahari yang masuk dari jendela kamar yang tadi malam sepertinya lupa untuk aku tutup mengusikku dan membuatku bangun dari tidurku. Ku renggangkan tubuhku yang masih lelah karena aktifitas kemarin. Ku putar bola matuku dan langsung melihat ke kalender yang berada di meja lampuku.
                “hihihi, sebentar lagi…” gumamku pada diriku sendiri. Hari ini (11-12-2012) aku merasa senang sekali. Entahlah, mungkin karena sebentar lagi aku akan berulang tahun. Yap! Tepatnya tanggal 12-12-2012 besok. Dan semoga saja mereka semua ingat itu.
Tok.tok.tok.
                “Seungri? Kau sudah bangun? Cepat turun lalu sarapan!” teriak Daesung hyung dari belakang pintu.
                “ne… aku segera turun!” balasku.
bó®®óa
Di ruang tamu.
                “hyung!!!!...” teriakku riang dan menggema di seluruh ruangan. Dan yang ku dapati hanya tatapan dingin dari Youngbae hyung dan Daesung hyung.
                “wae? Kau brisik sekali.” Sahut Youngbae hyung datar.
                “besok kita main yuk!”
                “kemana?” balas Youngbae hyung yang masih berkutik pada buku yang ia baca.
                “ke mana saja, yang penting main.” Jawabku masih riang.
                “aku tidak bisa. Besok jadwalku padat.” Sahut Daesung hyung yang sedari tadi diam.
                “owh? Jinja?” tanyaku heran pada Daesung hyung.
                “aku juga. Kau ajak yang lainnya saja.” Balas Youngbae hyung yang masih datar dan dingin padaku. Aish! Kenapa bisa seperti ini?!! aku tertunduk lemas dan berfikir sejenak.
                “hm… baiklah. Aku akan ajak yang lain saja.” Sahutku sambil berjalan perhi meninggalkan YoungDae hyung yang sepertinya lupa dengan hari ulang tahunku. Aku pergi dengan masih berpegang satu harapan.
Di kamar GD.
                “ Jiyong Hyung….!” teriakku sambil masuk ke kamar Jiyong hyung tanpa mengetuk pintu dulu.
                “Aish! Kau membuatku kaget! Kenapa tidak mengetuk pintu dulu!” kesalnya.
                “hehe, miane… eng… besok main yuk!”
                “tidak bisa Seungri, aku harus bertemu YG appa untuk mengurus beberapa hal.” Jawabnya sambil mengelus rambutku.
                “eng… ya sudah. Tapi hyung taukan besok ada apa?”
                “ tentu saja.” Yes! Ada harapan! Semoga harapanku terkabul! Doaku dalam hati.
                “besok kita ada pemotretan dan Show! Benarkan!?” jawabnya riang.
JEDER!
                “aaah, n-ne. ternyata kau masih ingat. Ya sudah aku pergi dulu.” Ku tubdukan kepalaku dan meninggalkan Jiyong hyung di kamarnya. Hancur sudah harapanku. Ternyata Jiyong hyung juga tidak ingat! Tapi masih ada TOP hyung. semoga dia masih ingat.
Di ruang makan.
                “Hay TOP hyung.” ku sapaku ramah tapi lemas. Ku ambil air minum dank u hampiri dia.
                “oh, hai juga. Kau tumben sekali menyapaku.” Sahutnya.
                “tidak apa-apa. Apa yang sedang hyung lakukan?” tanyaku basa-basi.
                “aku sedang membalas e-mail dari para fans.” Jawabnya riang. Tapi sekarang malah aku yang lemas. Tentu saja lemas. Hampir semuanya melupakan hari ku.
                “owh… eng… apa besok hyung ingat ada apa?” tanyaku mulai antusias. Semoga saja dia ingat.
                “eum… entahlah aku lupa. Kau tanyakan saja pada Jiyong. Pasti dia tau jadwal kita.” Jawabnya.
DEEG!
                “owh… eng… tadi dia sedang sibuk jadi aku tanya kepada hyung saja, tapi ternyata hyung juga lupa.” Jawabku bohong.
                “hehehe. Miane…” jawabnya sambil nyengir kuda. Ku balas senyumnya dengan senyum kecut. Rasanya dada ini sangat sesak. Ku langkahkan kakiku menuju kamarku dan menguncinya rapat-rapat. Ku lemparkan tubuhku keatas kasur dan ku benamkan wajahku ke bantal. Aku mulai terisak dalam diam ini. aku sedih, karena sepertinya tgak ada yang memperdulikan ku. Bahkan ulang tahunku saja tak ada yang ingat. Ku hapus air mataku yang mulai membasahi pipiku. Sangat lama ku menangis sampai lupa sekarang sudah jam 2 sore.
                “lebih baik aku ke taman saja.” Kataku pada diriku sendiri. Ku buka pintu kamarku yang ku kunci dan berjalan menuju garasi. Sesampainya di garasi kesialan muncul lagi. Ban mobilku gembes!
                “AISH! Sial!” ku berjalan menuju ruang tengah untuk mencari Youngbae hyung.
                “hyung, bolehkah ku pinjam mobilmu? Ban mobilku gembes.” Tanyaku datar.
                “owh boleh. Nih kuncinya. Kau mau pergi ke mana?” tanyanya sambil memberikan kunci mobilnya padaku.
                “aku mau ke taman. Sampai jumpa.” Jawabku ketus sambil merunduk dan berjalan cepat menuju garasi mobil. Aku sudah tak tahan menahan air mata ini. makannya aku langsung pergi agar mereka tak melihat itu. Sungguh sangat menyiksa.
bó®®®óa
Di taman bermain.
Ku melihat ke arah barat taman. Di sana ada segrombolan anak dan orang tua sedang merayakan pesta ulang tahun anak mereka. Huh, sungguh menyenangkan melihat adegan itu. Tapi juga sangat menyesakkan. Walaupun hari ini bukan hari ulang tahunnku tapi besok. Tetap saja rasanya sangat menyebalkan mengingat mereka semua tak mengingat hari itu. Huh, sepertinya lebih enak menjadi anak kecil.
Bip.bip.
Telfonku berdering. Dari Youngbae hyung.
                “halo?”
                “Seungri kau di mana?”
                “aku di taman. Kenapa?”
                “tunggu aku aku juga mau kesitu. Jangan kemana-mana, ne?”
                “hm… ne.”
Bip.
                “ada apa dengannya? Apa dia mau mengambil mobilnya?” tanyaku pada diriku sendiri. Ku menunggu kedatangnnya. Selang beberapa waktu, Youngbae hyung datang dengan tergesa-gesa.
                “ada apa hyung?” tanyaku padanya, ku liahat dirinya yang sepertinya habis berlari.
                “oh, tidak apa-apa. Hanya ingin berjalan-jalan denganmu.” Katanya sambil masih dengan ngos-ngosan.
                “ini minum dulu.” Ku berikan airku yang sedari tadi ku pegangi.
                “oh, gomawo.” Ia ambil dan ia minum semua tanpa meninggalkan setetespun air. Sepertinya ia sangat kelelahan.
                “hyung tumben sekali mau menemaniku jalan-jalan?”tanyaku.
                “hehe, aku bosan di dorm. Lebih baik aku ikut dengan mu.” Jawabnya.
                “owh… tadi kenapa lari-lari? Terus hyung ke sini naik apa? Bukannya mobilnya ada padku?” tanyaku menyelidik.
                “aku naik bus, makanya aku harus lari ke sini.” Jawabnya.
                “kajja kita jalan-jalan!” ajaknya sambil menyeret tanganku. Ada perasaan aneh. Tumben sekali ia yang duluan mengajakku. Dan juga tadi pagi ia begitu acuh padaku, sekarang? Ia begitu riang padaku.
Beberapa jam kami lalui dengan berjalan-jalang mengelilingi kota Seoul. Rasanya sangat menyenangkan sampai lupa waktu kini sudah jam 11 malam. Badanku sangat lelah berkeliling kota Seoul, padahal kami berkeliling menggunakan mobil. Saking capeknya sampai tertidur di mobil.
                “Seungri? Seungri? Bangun. Kita sudah sampai rumah.” Suara lembutnya membangunkanku dari tidaurku.
                “eng…” lenguhku.
                “kita sudah sampai ayo turun.”
                “oh ne…” ku turun dari mobil dan berjalan menuju Dorm. Sesampainya di depan pintu dorm, ku buka perlahan pintu dorm. Ternyata tidak di kunci. Di dalam sangan gelap bahkan tak kelihattan sama sekali. Kucari sklar lampu yang berada di dinding. Dan akhirnya ketemu.
GLEK!
                “HAPPY BIRTHDAY LEE SEUNGHYUN….” Teriak TOPDaeJiYoung hyung bersama-sama saat lampu menyala. Aku sangat keget dengan kejuttan ini.
                “kalian? Memang nya ini jam ber…” kata-kataku berhenti saat ku lirik jam dan ternyata ini sudah jam 12.01 malam. Berarti sekarang tanggal 12-12-2012. Wah, betapa terharunya aku dengan semua ini.
                “Happy birthday Seungri.” Kata Jiyong hyung lagi.
                “ku kira kalian lupa dengan hari ulang tahunku.”
                “tentu saja tidak. Kami sengaja membuatmu begitu agar kami dapat membuat surprise untukmu.” Sahut TOP hyung.
                “hiks, gomawo hyungs…” kataku sambil terisak terharu.
                “ne, sama sama. Jangan menangis lagi.” Kata Youngbae hyung menenangkanku dan memelukku. Dan akhirnya kami saling berpelukan.
                “gomawo hyungs. Kalian hyung terbaikku.”
End.
#plak! Tunggu! Kita flash back dulu.
Flashback
Sebenarnya yang terjadi di Dorm saat Seungri pergi adalah…
Youngbae Pov.
                “aku mau ke taman. Sampai jumpa.” Jawabnya ketus. Ia berjalan cepat pergi dan sepertinya pergi ke garasi.
                “ada apa dengan anak itu? Perasaan tadi sangat ceria? Kenapa jadi ketus?” tanyaku pada diriku sendiri.
                “ada apa Youngbae? Kenapa dengan Seungri.” Tanya seseorang dari belakangku.
                “owh, entahlah. Mungkin Seungri sedang bed mood?” jawabku kepada Jiyong.
                “bed mood? Perasaan tadi pagi ia sangat ceria?” sahut seseorang lagi dari belakang.
                “kau benar juga hyung. mungkin dia sedang ada masalah keluarga?” jawabku kepada TOP hyung yang tadi bertanya.
                “HYUNGS….!” Teriak seseorang lagi dan kali ini datang dari arah depanku. Daesung!
                “wae?! Kenapa teriak-teriak?!” jawabku kesal.
                “mana Seungri?” tanyanya.
                “dia sedang pergi. Ada apa?” sahut Jiyong.
                “Aish!!!”
                “ada apa?” tanya Jiyong lagi.
                “aku lupa! Besok dia ulang tahun dan aku belum menyiapkan apa-apa!” jawabnya. Sepontan kami semua terkejut. Jujur saja aku juga lupa.
                “be-benarkah?! Ya tuhan! Aku lupa!” sahut Jiyong.
                “aku juga! Aku belum menyiapkan kado untuknya!” kata TOP hyung.
                “apa jangan-jangan tadi dia mencoba mengingatkanku ya?” tanyaku seduktif.
                “eum…? Wah kau benar! Aduh! Bagai mana ini?!” sahut Daesung.
                “sekarang jam berapa?”tanya TOP hyung.
                “eng… jam 3.” Jawabku cepat.
                “masih ada waktu. Lebih baik kita persiapkan sekarang sebelum Seungri pulang.” Usul sang tetua, TOP.
                “tapikan ulang tahunnya besok?” kata Daesung.
                “kita beri dia kejutan pas jam 12 malam. Hitung-hitung sebagai imbalan karena kita lupa.”
                “owh baiklah. Aku akan coba menyibukkannya sampai pukul 12 malam nanti.” Usulku.
                “oh ne. sekarang kau susul dia, kita yang akan membuat pestanya.” Merekapun menyiapkan segala sesuatu yang  di butuhkan dan membuat pesta sampai jam 12 malam.
End.
Yah, end beneran… ini aku buat untuk ulang tahun Seungri kemaren, tapi kelamaan ngepostingnya…. Jadi udah lewat TT.TT tapi gak papa yang penting akhirnya di posting juga kan. Hehehe. Comentnya ya…