HANTU?!
Author : BlackAngel,Genre: comedy, horror ,Main cast : All member BIG BANG,
Ratting: Semua umur, Oneshoot.
Warning! Cerita ini sungguh
aneh, gaje bin ajaib dan typo(s). Author masih belajar tulisan korea jadi mohon
di maklumi ya kalo tulisannya ngawur #plak!. Oke langsung aja kita ke cerita.
HAPPY READING! ^^~
Suatu malam
di kota Seoul, tepatnya di Dorm milik boyband terkenal Korea BIG BANG, 4 namja
sedang berada di ruang keluarga, yaitu, Seungri, Taeyang, TOP dan Daesung. Ada
yang sedang bermain, membaca Artikel, dan ada juga yang sedang mengutak-utik notebooknya
sambil senyum-senyum sendiri. Sedangkan Jiyong hanya ingin di kamar entah
sedang apa.
“ YEAH!!! I WIN AGAIN!!!
WOHOOOO!” teriak Seungri girang saat ia kembali menang melawan Daesung.
“yak! Seungri-a! kecilkan
sedikit suaramu! Brisik sekali.” Kata TOP datar tanpa berpaling dari buku
bacaan yang ia sedang baca saat ini. Seungri langsung diam mendengar perkataan
dari TOP, sedangkan Daesung cekikikan melihat tingkah Seungri yang seperti itu.
“Dae hyung, sesuai kesepakatan,
permintaanku harus kau kabulkan.” Kata Seungri riang. Yang tadinya Daesung
cekakakn sekarang menatap seungri dan menatapnya datar.
“baiklah. Tapi jangan yang
aneh-aneh! Arasseo!” jawab Daesung. Seungri dengan semangat mengangguk sambil
tersenyum. Daesung dan Taeyang melihat tingkah magnae nya yang seperti itu
hanya bisa tersenyum karena tingkahnya sangat lucu.
“eum… aku ingin… ah! Aku ingin…”
JEDER!
Belum selesai
Seungri menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba saja petir menyambar dan membuat
semua yang ada di dorm kaget. Semua menghentikan aktifitasnya karena kaget.
“wah, sepertinya akan hujan.”
Taeyang akhirnya angkat bicara. Dan benar saja, selang beberapa waktu hujan
turun membasahi kota Seoul saat itu. Seungri berdiri menghampiri jendela dan
melihat ke luar.
“wah benar hujan.” Katanya polos
dan langsung mendapatkan tatapan aneh dari ke tiga member lainnya. Tapi Seungri
sepertinya tak mengetahui itu dan tetap melihat ke luar jendela.
“kalau itukan tak usah di
periksa sambil ke luar jendela. Dari sini saja terdengar suara airnya.” Kata
Daesung yang merasa aneh dengan sikap magnae mereka itu.
“kan hanya memastikan.” Bela
Seungri.
“ckckckck, dasar.” Kata Taeyang
sambil tersenyum. Seungri kembali duduk di bawah bersebelahan dengan Daesung.
Ia kemudian mematikan PS yang masih menyala.
“oh ya, tadi kau mau minta apa?”
tanya Daesung ke pada Seungri yang tadi kalimatnya terputus karena petir.
“oh, aku ingin…”
JEDER!
Suara petir
kembali menyambar memotong kembali kalimmat Seungri. Kali ini suranya lebih
keras dan di ikuti oleh cahaya yang sangat terang.
“astaga! Apakah akan terjadi
sesuatu?” akhirnya TOP angkat bicara.
Cklek!
Lampu di dorm
BIG BANG tiba-tiba saja mati. Dan itu membuat mereka merasa tidak nyaman
terutama Daesung, karena dia takut gelap.
“Ash! Kenapa mati! Aku kan belum
meminta keinginanku kepada Daesung hyung. benarkan hyung? lho hyung?” ia
mencari cari Daesung yang entah di mana karena saat itu sangat gelap.
“Daesung hyung? kau di mana?”
tanya Seungri yang kebingungan karena Daesung tidak ada. Ia enggan beranjak
dari duduknya karena takut akan menabarak benda-benda lain.
“ia di sini, di sebelahku.” Kata
Taeyang. Daesung saat itu sedang memegang erat baju Taeyang. Di depan TOP lagi.
Untungnya saat itu gelap jadi TOP ngga liat deh.
“hyung, cepat sekali kau bisa
berada di sana?” heran Seungri. Tentu saja, saat lampu tiba-tiba mati, ia
langsung melompat kea rah orang yang paling dekat.
“aish! Daesung! jangan terlalu
erat menggengamnya! Sakit tahu!” kesal Taeyang karena Daesung mencengkram
lengan baju Taeyang sangat erat.
“AH! Sakit DAESUNG!” erang
Taeyang kembali. Dan sepertinya TOP mengetahui itu dan langsung mebulatkan
matanya agar dapat melihat dengan jelas apa yang di lakukan oleh Daesung dan
Taeyang.
“ HWA! Dae hyung, Tae hyung! apa
yang kalian sedang lakukan?!” seru Seungri. Sepertinya otak kotor Seungri
sedang bekerja saat ini.
“YAK! Taeyang! Apa yang kau
lakukan pada Daesung!” bentak TOP. Sepertinya TOP terpengaruh kata-kata Seungri
tadi.
“eh? Kenapa aku?! Daesung yang
mencengkramku sangat kuat. Kenapa kau malah menghawatirkan Daesung? aku di sini
korbannya!” kata Taeyang kesal karna bukan dirinya yang di bela melainkan
Daesung. ia tahu, memang TOP sangat menyayangi Daesung tapi tak harus seperti
itu juga. Tiba-tiba terjadi sesuatu.
“kenapa kalian begitu berisik?!”
katanya dengan nada datar
“KYAAAAAAAAAAAAA” teriak Daesung
dan Seungri kompak terdengar seperti suara kur anak Tk yang baru belajar
bernyanyi.
“Yack! Hyung! apa yang kau
lakukan! Kau hampir membuat jantungku mau copot kau tahu?!” kata Daesung geram
dengan sikap leader mereka. GD. Ia membawa senter yang ia todongkan di wajahnya
plus matanya merah yang sepertinya baru bangun tidur.
“hehe, kalian terlalu berisik.
Makanya aku terbangun. Kenapa lampunya padam?” tanya GD yang kemudian duduk di
samping Seungri.
“makanya jangan tidur mulu!”
kata Seungri sedikit menghina.
“habisnya aku lelah dan tidak
ada kegiatan.” Elaknya. “jadi kenapa listriknya padam?” ulang GD.
“eum, entahlah. Mungkin ada kabel
listrik yang konslet terkena sambaran petir.” Jawab TOP. GD pun hanya bisa
ber-oh ria. Hening sesaat sampai akhirnya Daesung berbicara dan memecah
keheningan.
“aish! Aku bosan! Ngapain yuk!”
ajaknya manja kepada ke 4 member lain.
“ngapain? Di luar ujan, di dalem
lampunya mati.” Jawab Seungri.
“aku sih mau chating-an aja.
Kkkk.” Girang Taeyang. Iapun membuka kembali notebooknya dan mencoba
menyalakannya. Tapi, wajahnya berubah setelah beberapa kali memencet tombol
power tapi notebooknya tak kunjung menayala.
“aish! Kenapa ini? perasaan tadi
masih bisa menyala? Apa baterainya habis? Huwaaaa! Bagaimana ini?!” rengek
Taeyang saat notebooknya ternyata kehabisan baterai .
“bhahahahaha.” Ke empat member
lain menertawakan kemalangan Taeyang sedangkan Taeyang sendiri manyun karena
kesal dan jengkel.
“rasakan itu! Kau pantas
mendapatkannya!” ejek Seungri puas melihat hyungnya yang malang itu. Ke empat
member lainya kembali tertawa bahagia.
“YAK! Kalian menjengkelkan!”
gerutu Taeyang. Setelah puas tertawa terbahak-bahak. Keadaan kembali hening.
“eum, bagaimana kalau kita
cerita horror? Pasti seru!” timpal Seungri. Semua mata tertuju padanya.
“eum, boleh juga. Daripada kita
tak ada kegiatan?” kata GD. Yang lain mengangguk kecuali Daesung yang hanya
diam seperti memikirkan sesuatu.
“aku tidak mau!” akhirnya
Daesung bersuara.
“wae?” tanya Taeyang.
“pokoknya aku tidak mau!” tegas
Daesung.
“ya kenapa tidak mau? Lagian ini
hanya cerita, tidak mungkin menjadi kenyataan bukan?” kata GD menenangkan
Daesung yang sepertinya ketakutan.
“ya sudah kalau tidak mau, tapi
kami akan tetap bercerita. Terserah kau saja mau mendengarkan, atau pergi ke
kamarmu yang gelap, dingin dan mengerikan.” Kata Seungri sengaja menakut-nakuti
Daesung.
“YACK! Kenapa kau mengatakan itu!”
bentak Daesung.
“sudah kau di dekatku saja. Kau
akan aman di dekatku.” Kata TOP mencoba menenangkan Daesung yang tadi di
takut-takuti oleh Seungri.
“eum, baiklah.” Kata Daesung
sedikit berbisik tapi tetap dapat di dengar oleh semua. TOP pun tersenyum
mendengar jawaban dari Daesung, sebenarnya rencana aslinya adalah agar bisa
dekat dengan Daesung.
“Taeyang, kau minggir.” Perintah
TOP pada Taeyang.
“hem, baiklah.” Merekapun
berpindah tempat dan memposisikan dirinya masing-masing supaya nyaman. TOP
duduk di samping Daesung yang masih menundukan wajahnya yang mungkin kini
tengah memerah karena ulah hyungnya itu. TOP yang melihat itu sangat gemas, ia
merangkul Daesung dari samping. Daesung yang merasakan itu, kemudian melihat
kearah hyungnya yang juga sedang memandangnya sambil tersenyum, semburat merah
kembali muncul di pipi dan kuping Daesung. Manis. Piker TOP.
“owh, kalian sungguh manis.”
Ledek GD yang melihat kedua sejolin itu sedang bermesaraan.
“hey sudahlah, katanya mau
bercerita?” kata Seungri yang mungkin jealous melihat TOP dengan Daesung tetapi
GD tidak melakukannya seperti itu. ‘aish! Hyung! aku juga mau di perlakukan
seperti itu oleh hyung.” runtuk Seungri dalam hati. Tapi sepertinya GD tak
merasakan itu.
“eum, baiklah mau di muali dari
siapa?” tanya GD. Dan dengan semangat Seungri mengacungkan tanganya.
“ok Seungri, silahkan
bercerita.” GD memberikan senter kepada Seungri dan akhirnya Seungri mulai
bercerita.
“baiklah, sebenarnya cerita ini
sudah lama aku dengar.” Kata Seungri mulai bercerita dengan nada yang di buat
buat seseram mungkin. Yang lain mendengarkan dengan seksama.
“kalian tahukan dengan keadaan
sekolahku dahulu? Katanya sebelum aku masuk sekolahku, di situ pernah ada
pembantaian oleh seorang pria pada wanita, lebih tepatnya pacarnya. Wanita itu
bernama Lee HanSo dan pacarnya bernama Im NamGi. HanSo kekasihnya, tidak
mengetahui bahwa NamGi mempunyai penyakit.” Ia menghentikan ceritanya dan
menatap tajam hyung-hyungnya. Mereka menatap Seungri dengan serius sedangkan Daesung
mencengkram TOP dan memebamkan wajahnya di dada TOP.
“penyakit apa? Ayo ceritakan!”
pinta Tayang. Seungri pun melanjutkan ceritanya.
“ia mengidap penyakit PESIKOPAT!”
Kata Seungri dengan nada sedikit di tekan saat bagian pesikopat. Daesung
langsung bringsut ke dekapan TOP, sedangkan GD dan Taeyang kembali menyimak
dengan seksama.
“saat sedang uci coba praktek
pelajaran kimia. Penyakit NamGi kambuh. Saat itu hanya dia dan pacarnya HanSo
yang berada di Lab kimia. Entah setan dari mana, pisau yang di bawa NamGi untuk
membelah katak, ia tusukkan ke punggung HanSo beberapa kali, tapi tidak sampai
mati. Ia membiarkannya tetap hidup untuk beberapa saat. HanSo yang terus
berteriak, di jambak kemudian di tusuk di bagian lehernya agar…”
“sudahlah hentikan!”, “aku tidak
ingin lagi mendengarnya.” ucap Daesung menghentikan cerita SeungRi. Semua
menatap Daesung yang masih mendekap di pelukan TOP.
“ayolah. Kenapa di hentikan? Ini
sudah hampir mencapai klimaksnya!” keluh GD pada Daesung dengan sikapnya yang sedikit
kekanak-kanakan atau lebih tepatnya penakut.
“benar. Tidak apa-apa, di sini
ka nada aku jadi kau tak usah khawatir.” Timpal TOP dan berhasil mendapatkan
tatapan sinis dari Daesung.
“ada hyung atau bahkan tidak ada
hyung tetap saja aku takut! Tidak terpengaruh!” kata Daesung. TOP yang
mendengarnya malah senyum-senyum.
“sudah. Mau di lanjutkan atau di
hentikan?” tanya Seungri.
“lanjut!” jawab GD,TOP dan
Taeyang serempak dan penuh semangat juang 45! #what!
“ekhem! Jadi, ia mennusuk
lehernya agar ia tak dapat bersuara. Kemudian ia sayat-sayat bagian wajahnya
menggunakan pisau yang sama. Dengan wajah yang datar dan dingin ia menggoreskan
pisaunya. Setelah puas ia akhirnya menusuk tepat di bagian dada HanSo, dan
HanSo pun tewas seketika bersimbah darah. NamGi yang melihat itu, baru sadar,
bahwa yang di bunuhnya adalah pacarnya sendiri. Ia menangis dan akhirnya
menghumuskan pisaunya ke dadanya. Ia pun juga mati di tempat itu. Katanya
arwahnya bergentayangan di sekolah dan sering menampakan dirinya di Lab kimia.
Selesai.” Tutup Seungri dengan semangat.
“eum, apakah cerita itu nyata?
Apa pernah masuk Koran?” tanya Taeyang.
“entahlah, aku hanya di
ceritakan oleh kakak kelasku dulu.” Jawab Seungri enteng.
“kemudian, siapa selanjutnya
yang akan bercerita?” kata Seungri sambil melihat kea rah hyung-nyungnya.
Taeyang pun angkat tangan.
“baiklah hyung, kau akan
bercerita apa?” tanya Seungri kepada Taeyang.
“aku akan bercerita, setelah aku
dari belakang. Aku sudah tidak tahan…” kata Taeyang, yang lainnya malah jatuh
tersungkur mendengar pernyataan Taeyang barusan.
“aish dasar! Cepat sana!” usir
GD.
“hyung…”
“apa lagi?!”
“pinjam senternya, gelap, hehe.”
“dasar! Nih!” GD memberikan
senternya yang kemudian mendapat senyuman dari bibir Taeyang. Taeyang pun pergi
ke kamar mandi, sedangkan yang lainya hanya diam menunggu.
“eum, sambil menunggu aku akan
bercerita lebih dahulu bagaimana?” kata GD. Keadaan saat itu sangat gelap
karena senter satu-satunya telah di bawa oleh Taeyang.
“boleh silahkan.” Kata TOP.
“ok. Baiklah aku mulai dari…”
“KYAAAAAAAAAAAAA!” teriakan
keras nan lantang datang dari arah kamar mandi, tepatnya dari arah Taeyang yang
memotong kata-kata GD saat akan bercerita. Kemudian Taeyang berlari kea rah
mereka dan duduk jongkok bersembunyi di belakang GD.
“what?” tanya GD kepada Taeyang
yang masih melihat kearah kamar mandi.
“ta-tadi aku me-lihat, HA-NTU.”
Ucap Taeyang terbata bata. Semua mata kembali menatapnya serius.
“kau serius? Kau sedang bercanda
bukan?!” tegas TOP. Daesung kembali mencengkram TOP saat itu.
“aku tidak bercanda hyung! saat
aku sedang buang air tadi, ada seklebatan bayangan putih di belakangku, ku kira
itu hanya cahaya saja, tapi bayangan itu mondar mandir di belakangku. Kemudian
aku berbalik, bayangan itu sudah tidak ada. Saat aku akan kembali ke sini, aku
tak sengaja menyandung sesuatu, ku kira itu bola, sampai aku tahu itu
kepala!...”
“KYAAAA! HENTIKAN! Aku tak mau
mendengarnya, HUWAAA! Hyung bagai mana ini! di Dorm ini ada hantunya! Ayo kita
pindah!” rengek Daesung kepada TOP sampai mengguncang-guncangkan tubuh TOP dan
itu membuatnya pusing.
“tenang lah chagy. Di Dorm ini
tidak ada hantunya. Taeyang hanya mengada-ada saja.” Kata TOP menenangkan
Daesung yang sepertinya sudah sangat ketakutan.
“aku tak peduli! aku ingin
pindah!” rengek Daesung.
“pindah? Pindah ke mana?” tanya
Seungri polos.
“ke mana saja! Ke Dorm 2ne1 juga
boleh! Pokoknya pindah!” kata Daesung histeris.
“tapi itu tidak….”
DEEG!
“KYAAAAAAAAAAA!” teriak Seungri
yang mengagetkan semua member dan memotong kalimat GD, kemudian memeluk GD.
“yack! Ada apa?!” tanya GD
kaget.
“ta-tadi, a-da yang lewat hyung!
HUWAAAAA! Benar yang di katakn Bae hyung. di sini ada hantu.” Kata Seungri,
rupanya dia melihat bayangan putih yang tadi di ceitakan Taeyang.
“tuh kan benar! Ayo pindah!”
Daesung kembali panic.
“sudah ku katakan di sini tidak
mungkin ada… KYAAAAAAA!” teriak GD. Yang lainyapun ikut berteriak karena
melihat GD. Ia kejatuhan kepala dengan rambut panjang dan dapat bergerak. GD
kemudian berdiri sambil menenteng kepala tadi dan tetap terus berteriak. Dan
kemudian.
Ceklek!
Lampu Dorm
menyala. Semua kembali terang dan dapat melihat dengan jelas ke adaan
masing-masing. GD berhenti berteriak den melihat sesuatu yang aneh.
“tunggu, GAHO! Ka-kau GAHO?! APA
MAKSUD SEMUA INI?!!” kata GD bertanya pada Gaho, anjing peliharaannya.
“yack! Bukannya itu Bos?! Kenapa
kau menggunkan kain putih?! Apa yang kau lakukan?!” GD kembali bertanya pada
Bos, yang juga peliharaannya. Sebuah tawa pecah dari arah Taeyang.
“AHAHAHAHAHAHA! Ini! ini sangat
konyol! Kalian sangat mudah untuk di tipu! AHAHAHAHA!” kata Taeyang sambil
tertawa terbahak-bahak puas.
Flashback.
Sebenarnya
yang di lakukan Taeyang saat di kamar mandi adalah mendandani Gaho dan Bos
menggunakan kain putih dan wig yang entah milik siapa. Ia memberikan Gaho dan
Bos biscuit untuk memancing mereka agar mereka mau mendekat dan dapat di ajak
bekerja sama untuk menakut-nakuti hyung dan dongsaengnya itu.
Flashback
end.
“YACK!!! YONGBAE!!! JADI INI
ULAHMU! SIALAN KAU! KURANG AJAR! BEDEBAH!” marah TOP sambil berdiri saat mereka
semua di permainkan oleh Taeyang.
“AHAHAHAHAHA! Maaf hyung, aku
hilaf, hehehe…” kata Taeyang masih sambil tertawa.
“TIADA MAAF BAGIMU! MALAM INI,
KAU TIDUR DI KAMAR MANDI!” kata TOP yang seketika membuat tawa Taeyang berhenti.
“M-MWO! H-hyung a-aku Cuma
bercana hyung. ku mohon jangan di anggap serius.” Mohon Taeyang sambil berlutut
di bawah TOP.
“AISH! TIDAK! JIYONG bantu aku.
Seret dia ke kamar mandi!” printah TOP yang kemudian mendapat anggukan dari GD.
“JANGAN HYUNG!! kumohon HYUNG!!!
HYUNG!!!” teriak Taeyang saat ia di masukan ke kamar mandi.
“HUNG! BUKA PINTUNYA! HYUNG!”
rengek Taeyang sambil menggedar gedorkan pintu kamar mandi.
“rasakan! Itu hukuman untuk mu
yang membuat Daesungku ketakutan!” kata TOP.
“hyung sudah jangan menangis.”
Kata Seungri yang sedang menenangkan Daesung. sepertinya Daesung ketakutan dan
shock dengan apa yang terjadi barusan.
“sudah Daesung-a, mala mini kau
tidur dengaku. Tak usah kawatir dan tak usah memikirkan Yongbae! Dia pantas
mendapatkannya.” Kata TOP dan mendapat anggukan dari Daesung. merekapun masuk
ke kamar masing masing kecuali Daesung yang mala mini pindah ke kamar TOP dan
Taeyang yang harus tidur di kamar mandi.
~END~
Wah ceritanya
kacau! Ambruadul! Gak karuan! Maaf ya, soalnya ini FF pertama saya. Dan saya
masih dalam taraf belajar. Jadi mohon di maklumi ya… Thankyu for reading. And
see you………………
Oh ya, don’t
forget coment. OK! ~.^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar