Title : Gomawo…
Cast : Seungri
Big Bang (main cast) and all member Big Bang
Author : BlackAngel
Ratting : *nggak tau
apaan!
photo : dari Google
Warning! Seperti biasa, ff yang aku buat selalu gaje dan
banyak typo nya. Dan ff ini aku buat untuk bias-ku Lee SeungHyun aka Seungri
aka Victory.
Summary. “hyung…?”/ “hm… apa?” / “apa
kau tau besok ada apa?”/ “tentu… besok kita ada pemotretan dan akan show.”/
JEDER….!!! Hancur sudah hatinya…. *bad summary. Langsung baca aja yah… happy
reading…
Seungri Pov. ^^
“hoam….
Engh…” cahaya matahari yang masuk dari jendela kamar yang tadi malam sepertinya
lupa untuk aku tutup mengusikku dan membuatku bangun dari tidurku. Ku renggangkan
tubuhku yang masih lelah karena aktifitas kemarin. Ku putar bola matuku dan
langsung melihat ke kalender yang berada di meja lampuku.
“hihihi,
sebentar lagi…” gumamku pada diriku sendiri. Hari ini (11-12-2012) aku merasa
senang sekali. Entahlah, mungkin karena sebentar lagi aku akan berulang tahun. Yap!
Tepatnya tanggal 12-12-2012 besok. Dan semoga saja mereka semua ingat itu.
Tok.tok.tok.
“Seungri?
Kau sudah bangun? Cepat turun lalu sarapan!” teriak Daesung hyung dari belakang
pintu.
“ne…
aku segera turun!” balasku.
bó®®óa
Di ruang tamu.
“hyung!!!!...”
teriakku riang dan menggema di seluruh ruangan. Dan yang ku dapati hanya
tatapan dingin dari Youngbae hyung dan Daesung hyung.
“wae?
Kau brisik sekali.” Sahut Youngbae hyung datar.
“besok
kita main yuk!”
“kemana?”
balas Youngbae hyung yang masih berkutik pada buku yang ia baca.
“ke
mana saja, yang penting main.” Jawabku masih riang.
“aku
tidak bisa. Besok jadwalku padat.” Sahut Daesung hyung yang sedari tadi diam.
“owh?
Jinja?” tanyaku heran pada Daesung hyung.
“aku
juga. Kau ajak yang lainnya saja.” Balas Youngbae hyung yang masih datar dan
dingin padaku. Aish! Kenapa bisa seperti ini?!! aku tertunduk lemas dan
berfikir sejenak.
“hm…
baiklah. Aku akan ajak yang lain saja.” Sahutku sambil berjalan perhi
meninggalkan YoungDae hyung yang sepertinya lupa dengan hari ulang tahunku. Aku
pergi dengan masih berpegang satu harapan.
Di kamar GD.
“
Jiyong Hyung….!” teriakku sambil masuk ke kamar Jiyong hyung tanpa mengetuk
pintu dulu.
“Aish!
Kau membuatku kaget! Kenapa tidak mengetuk pintu dulu!” kesalnya.
“hehe,
miane… eng… besok main yuk!”
“tidak
bisa Seungri, aku harus bertemu YG appa untuk mengurus beberapa hal.” Jawabnya
sambil mengelus rambutku.
“eng…
ya sudah. Tapi hyung taukan besok ada apa?”
“
tentu saja.” Yes! Ada harapan! Semoga harapanku terkabul! Doaku dalam hati.
“besok
kita ada pemotretan dan Show! Benarkan!?” jawabnya riang.
JEDER!
“aaah,
n-ne. ternyata kau masih ingat. Ya sudah aku pergi dulu.” Ku tubdukan kepalaku
dan meninggalkan Jiyong hyung di kamarnya. Hancur sudah harapanku. Ternyata Jiyong
hyung juga tidak ingat! Tapi masih ada TOP hyung. semoga dia masih ingat.
Di ruang makan.
“Hay
TOP hyung.” ku sapaku ramah tapi lemas. Ku ambil air minum dank u hampiri dia.
“oh,
hai juga. Kau tumben sekali menyapaku.” Sahutnya.
“tidak
apa-apa. Apa yang sedang hyung lakukan?” tanyaku basa-basi.
“aku
sedang membalas e-mail dari para fans.” Jawabnya riang. Tapi sekarang malah aku
yang lemas. Tentu saja lemas. Hampir semuanya melupakan hari ku.
“owh…
eng… apa besok hyung ingat ada apa?” tanyaku mulai antusias. Semoga saja dia
ingat.
“eum…
entahlah aku lupa. Kau tanyakan saja pada Jiyong. Pasti dia tau jadwal kita.” Jawabnya.
DEEG!
“owh…
eng… tadi dia sedang sibuk jadi aku tanya kepada hyung saja, tapi ternyata
hyung juga lupa.” Jawabku bohong.
“hehehe.
Miane…” jawabnya sambil nyengir kuda. Ku balas senyumnya dengan senyum kecut. Rasanya
dada ini sangat sesak. Ku langkahkan kakiku menuju kamarku dan menguncinya
rapat-rapat. Ku lemparkan tubuhku keatas kasur dan ku benamkan wajahku ke
bantal. Aku mulai terisak dalam diam ini. aku sedih, karena sepertinya tgak ada
yang memperdulikan ku. Bahkan ulang tahunku saja tak ada yang ingat. Ku hapus
air mataku yang mulai membasahi pipiku. Sangat lama ku menangis sampai lupa
sekarang sudah jam 2 sore.
“lebih
baik aku ke taman saja.” Kataku pada diriku sendiri. Ku buka pintu kamarku yang
ku kunci dan berjalan menuju garasi. Sesampainya di garasi kesialan muncul
lagi. Ban mobilku gembes!
“AISH!
Sial!” ku berjalan menuju ruang tengah untuk mencari Youngbae hyung.
“hyung,
bolehkah ku pinjam mobilmu? Ban mobilku gembes.” Tanyaku datar.
“owh
boleh. Nih kuncinya. Kau mau pergi ke mana?” tanyanya sambil memberikan kunci
mobilnya padaku.
“aku
mau ke taman. Sampai jumpa.” Jawabku ketus sambil merunduk dan berjalan cepat
menuju garasi mobil. Aku sudah tak tahan menahan air mata ini. makannya aku
langsung pergi agar mereka tak melihat itu. Sungguh sangat menyiksa.
bó®®®óa
Di taman bermain.
Ku melihat ke arah barat taman. Di
sana ada segrombolan anak dan orang tua sedang merayakan pesta ulang tahun anak
mereka. Huh, sungguh menyenangkan melihat adegan itu. Tapi juga sangat
menyesakkan. Walaupun hari ini bukan hari ulang tahunnku tapi besok. Tetap saja
rasanya sangat menyebalkan mengingat mereka semua tak mengingat hari itu. Huh,
sepertinya lebih enak menjadi anak kecil.
Bip.bip.
Telfonku berdering. Dari Youngbae
hyung.
“halo?”
“Seungri kau di mana?”
“aku
di taman. Kenapa?”
“tunggu aku aku juga mau kesitu. Jangan kemana-mana,
ne?”
“hm…
ne.”
Bip.
“ada
apa dengannya? Apa dia mau mengambil mobilnya?” tanyaku pada diriku sendiri. Ku
menunggu kedatangnnya. Selang beberapa waktu, Youngbae hyung datang dengan
tergesa-gesa.
“ada
apa hyung?” tanyaku padanya, ku liahat dirinya yang sepertinya habis berlari.
“oh,
tidak apa-apa. Hanya ingin berjalan-jalan denganmu.” Katanya sambil masih
dengan ngos-ngosan.
“ini
minum dulu.” Ku berikan airku yang sedari tadi ku pegangi.
“oh,
gomawo.” Ia ambil dan ia minum semua tanpa meninggalkan setetespun air. Sepertinya
ia sangat kelelahan.
“hyung
tumben sekali mau menemaniku jalan-jalan?”tanyaku.
“hehe,
aku bosan di dorm. Lebih baik aku ikut dengan mu.” Jawabnya.
“owh…
tadi kenapa lari-lari? Terus hyung ke sini naik apa? Bukannya mobilnya ada
padku?” tanyaku menyelidik.
“aku
naik bus, makanya aku harus lari ke sini.” Jawabnya.
“kajja
kita jalan-jalan!” ajaknya sambil menyeret tanganku. Ada perasaan aneh. Tumben sekali
ia yang duluan mengajakku. Dan juga tadi pagi ia begitu acuh padaku, sekarang? Ia
begitu riang padaku.
Beberapa jam kami lalui dengan
berjalan-jalang mengelilingi kota Seoul. Rasanya sangat menyenangkan sampai
lupa waktu kini sudah jam 11 malam. Badanku sangat lelah berkeliling kota
Seoul, padahal kami berkeliling menggunakan mobil. Saking capeknya sampai
tertidur di mobil.
“Seungri?
Seungri? Bangun. Kita sudah sampai rumah.” Suara lembutnya membangunkanku dari
tidaurku.
“eng…”
lenguhku.
“kita
sudah sampai ayo turun.”
“oh
ne…” ku turun dari mobil dan berjalan menuju Dorm. Sesampainya di depan pintu
dorm, ku buka perlahan pintu dorm. Ternyata tidak di kunci. Di dalam sangan
gelap bahkan tak kelihattan sama sekali. Kucari sklar lampu yang berada di
dinding. Dan akhirnya ketemu.
GLEK!
“HAPPY
BIRTHDAY LEE SEUNGHYUN….” Teriak TOPDaeJiYoung hyung bersama-sama saat lampu
menyala. Aku sangat keget dengan kejuttan ini.
“kalian?
Memang nya ini jam ber…” kata-kataku berhenti saat ku lirik jam dan ternyata
ini sudah jam 12.01 malam. Berarti sekarang tanggal 12-12-2012. Wah, betapa
terharunya aku dengan semua ini.
“Happy
birthday Seungri.” Kata Jiyong hyung lagi.
“ku
kira kalian lupa dengan hari ulang tahunku.”
“tentu
saja tidak. Kami sengaja membuatmu begitu agar kami dapat membuat surprise untukmu.”
Sahut TOP hyung.
“hiks,
gomawo hyungs…” kataku sambil terisak terharu.
“ne,
sama sama. Jangan menangis lagi.” Kata Youngbae hyung menenangkanku dan
memelukku. Dan akhirnya kami saling berpelukan.
“gomawo
hyungs. Kalian hyung terbaikku.”
End.
#plak! Tunggu! Kita flash back
dulu.
Flashback
Sebenarnya yang terjadi di Dorm
saat Seungri pergi adalah…
Youngbae Pov.
“aku
mau ke taman. Sampai jumpa.” Jawabnya ketus. Ia berjalan cepat pergi dan
sepertinya pergi ke garasi.
“ada
apa dengan anak itu? Perasaan tadi sangat ceria? Kenapa jadi ketus?” tanyaku pada
diriku sendiri.
“ada
apa Youngbae? Kenapa dengan Seungri.” Tanya seseorang dari belakangku.
“owh,
entahlah. Mungkin Seungri sedang bed mood?” jawabku kepada Jiyong.
“bed
mood? Perasaan tadi pagi ia sangat ceria?” sahut seseorang lagi dari belakang.
“kau
benar juga hyung. mungkin dia sedang ada masalah keluarga?” jawabku kepada TOP
hyung yang tadi bertanya.
“HYUNGS….!”
Teriak seseorang lagi dan kali ini datang dari arah depanku. Daesung!
“wae?!
Kenapa teriak-teriak?!” jawabku kesal.
“mana
Seungri?” tanyanya.
“dia
sedang pergi. Ada apa?” sahut Jiyong.
“Aish!!!”
“ada
apa?” tanya Jiyong lagi.
“aku
lupa! Besok dia ulang tahun dan aku belum menyiapkan apa-apa!” jawabnya.
Sepontan kami semua terkejut. Jujur saja aku juga lupa.
“be-benarkah?!
Ya tuhan! Aku lupa!” sahut Jiyong.
“aku
juga! Aku belum menyiapkan kado untuknya!” kata TOP hyung.
“apa
jangan-jangan tadi dia mencoba mengingatkanku ya?” tanyaku seduktif.
“eum…?
Wah kau benar! Aduh! Bagai mana ini?!” sahut Daesung.
“sekarang
jam berapa?”tanya TOP hyung.
“eng…
jam 3.” Jawabku cepat.
“masih
ada waktu. Lebih baik kita persiapkan sekarang sebelum Seungri pulang.” Usul
sang tetua, TOP.
“tapikan
ulang tahunnya besok?” kata Daesung.
“kita
beri dia kejutan pas jam 12 malam. Hitung-hitung sebagai imbalan karena kita
lupa.”
“owh
baiklah. Aku akan coba menyibukkannya sampai pukul 12 malam nanti.” Usulku.
“oh
ne. sekarang kau susul dia, kita yang akan membuat pestanya.” Merekapun menyiapkan
segala sesuatu yang di butuhkan dan
membuat pesta sampai jam 12 malam.
End.
Yah, end beneran… ini aku buat
untuk ulang tahun Seungri kemaren, tapi kelamaan ngepostingnya…. Jadi udah
lewat TT.TT tapi gak papa yang penting akhirnya di posting juga kan. Hehehe. Comentnya
ya…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar